Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman saat kembali memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 hingga 18 Oktober 2021, meskipun mengalami penurunan kasus aktif COVID-19. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah vaksinasi, terutama dosis kedua yang belum memenuhi target, masih banyaknya pasien COVID-19 yang melakukan isolasi di rumah sakit, dan masih terdapat kasus kematian akibat COVID-19.
“Ketika kasusnya sudah turun tetapi yang dirawat di rumah sakit masih banyak dan yang meninggal masih ada 4,4 % jadi masih menjadi PR kita,” jelas dr. Novita Krisnaeni Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sleman saat Jumpa Pers tentang Perkembangan COVID-19 Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya Sekretariat Daerah Sleman pada Selasa (5/10/21).
Penurunan level PPKM sendiri menurut Novita tidak ditentukan oleh penurunan kasus saja, melainkan juga oleh berbagai indikator, salah satunya adalah tingkat transmisi dan kapasitas respon
“Transmisi tergantung pada jumlah kasus baru yang terkonfirmasi, kemudian kasus baru yang dirawat di rumah sakit, dan jumlah yang meninggal. Sementara pada kapasitas respon dengan penilaian memadai, sedang, dan terbatas tergantung pada perhitungan testing, tracking, dan treatment,” jelas Novita.
Menyikapi hal tersebut, Novita mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan 3T (testing, tracking, dan treatment), menerapkan prokes 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), dan vaksinasi sebagai upaya menurunkan kasus COVID-19 dan level PPKM.
“Selama masih ada kasus konfirmasi baru yang tinggi di masyarakat, level tidak akan turun. Agar kasusnya tidak tinggi bisa dilakukan dengan 3T, 3M, maupun dengan vaksinasi, makanya kita gencar dengan vaksinasi itu salah satunya juga supaya untuk mencegah penularan sehingga kasusnya tidak banyak,” ujar Novita.
Novita berharap dengan kesadaran msyarakat yang peduli terhadap 3T, 3M, dan vaksninasi kemungkinan tingkatan PPKM dapat mengalami penurunan. “Mudah-mudahan nanti dengan kesadaran masyarakat untuk pencegahan penularan dengan 3T, 3M, dan vaksinasi insya Allah level akan bisa turun,” tutup Novita. (Rep Nikke)


