TMMD Tahap III di Kabupaten Sleman Resmi Ditutup

Sleman – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap III tahun 2021 di Kabupaten Sleman resmi ditutup yang ditandai dengan penyerahan hasil TMMD secara simbolis di Ruang Rapat Lantai III Setda Kabupaten Sleman, Kamis (14/10/2021).

Komandan Kodim 0732 Sleman, Letkol Inf. Arief Wicaksana, menuturkan bahwa kegiatan yang mengambil tema TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri ini merupakan kegiatan yang mencerminkan kemanunggalan TNI bersama masyarakat dalam melakukan pembangunan.

Menurut Arief, hal utama yang dicari dari penyelenggaraan TMMD ini adalah kemanunggalan TNI dengan masyarakat dalam bentuk gotong-royong, sesuai dengan tema penyelenggaraan TMMD.

“Dengan semangat kebersamaan, dukungan partisipasi sebagai modal sosial yang ada di masyarakat dapat mewujudkan pembangunan fisik yang langsung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelas Arief.

Pembangunan fisik yang dalam TMMD sendiri antara lain adalah pembangunan talud dengan panjang 20 Meter, tinggi 0,75 Meter, lebar 0,30 Meter, serta pembangunan gorong-gorong dengan panjang 3 Meter dan lebar 0,60 Meter.

Selain kegiatan fisik, ada juga serangkaian kegiatan non-fisik yang dilaksanakan seperti vaksinasi COVID-19 secara massal, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan narkoba, dan rembug stunting.

“Semua kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar dan tepat sasaran,” kata Arief.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan apresiasinya atas pelaksanaan TMMD tahap III. Menurutnya, TMMD ini merupakan bukti nyata TNI sebagai motor pembangunan masyarakat, dalam mewujudkan bakti TNI.

“TMMD juga dapat menjaga keharmonisan masyarakat dengan TNI, semoga tidak pernah hilang,” kata Kustini.

Ia juga mengapresiasi pelaksaan vaksinasi massal yang dilakukan. Menurut Kustini, hal tersebut sangat membantu program percepatan vaksinasi di Kabupaten Sleman.

Secara garis besar, Kustini menganggap TMMD ini merupakan wujud kebersamaan TNI/Polri dalam melakukan pembangunan lintas sektor dengan Kabupaten, Kapanewon, Kalurahan, dan lembaga lainnya. “Artinya dalam melaksanakan pembangunan melibatkan semua unsur yang ada di masyarakat,” kata Kustini.

Sehingga ke depannya, Kustini berharap TMMD ini dapat untuk terus dilakukan. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)

image_pdfimage_print
Bagikan: