Puskesmas Pakem Serius Tangani Permasalahan Stunting

Sleman – Pemerintah Kalurahan Pakembinangun menggelar Musyawarah Masyarakat Kalurahan bersama Puskesmas Pakem di Kantor Kalurahan Pakembinangun, Kapanewon Pakem, Jumat (17/12/2021). Acara tersebut dihadiri oleh unsur kalurahan seperti PKK, LPMD, Karang Taruna, dan Dukuh di Kalurahan Pakembinangun. Salah satu pokok pembahasan dibicarakan adalah mengenai permasalah stunting.

Fiyya Setyaningrum, perwakilan Puskesmas Pakem menuturkan bahwa saat ini, Puskesmas Pakem masih sangat serius menuntaskan permasalahan stunting pada anak. “Ada beberapa faktor penyebab stunting, seperti kurangnya asupan gizi dari baduta (balita usia bawah dua tahun), dan pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi baduta tersebut,” jelas Fiyaa.

Namun hal yang paling disoroti olehnya mengenai penyebang stunting ini adalah keterkaitannya dengan perokok. Fiyya mengatakan bahwa, berdasarkan hasil penelitian Chowdhury pada tahun 2010, 49% ayah dari 13.555 balita adalah perokok. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan fakta bahwa terjadi peningkatan status underweight menengah sebesar 1,16 kali, underweight besar sebesar 1,15 kali, stunting menengah sebesar 1,15 kali, dan stunting berat sebesar 1,13 kali.

“Kejadian gangguan status gizi pada balita dikarenakan perilaku merokok orang tuanya. Dengan demikian, terdapat hubungan antara perilaku merokok terhadap malnutrisi balita,” papar Fiyya.

Selain itu, Fiyya juga menyoroti mengenai belum optimalnya pemeriksaan pap-smear karena ketakutan sebagai ibu-ibu terhadap hasilnya. “Padahal inilah yang sebetulnya dicari oleh pihak puskesmas,” imbuhnya. Permasalahan selanjutnya adalah rendahnya partisipasi ibu untuk membawa balitanya ke posyandu dengan alasan bekerja.

“Kami berharap agar Kalurahan Pakembinangun mampu mengalokasikan anggaran di tahun 2022 untuk turut serta menangani kasus stunting, dan belum optimalnya pemeriksaan kesehatan ibu dan balita tersebut,” tutup Fiyya. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)

image_pdfimage_print
Bagikan: