Masyarakat Padukuhan Salakan Ikuti Sosialisasi PHBS

Gamping – Mengawali kegiatan di tahun 2022, Kelompok Kerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Padukuhan Salakan bersama Kelompok Tani Mina Gotong Royong Salakan menggandeng Institusi Pendidikan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), senam masal, dan pemeriksaan Kesehatan secara gratis yang digelar di area kolam ikan Padukuhan Salakan Rt.02/Rw.26 Trihanggo, Gamping, Sleman, Sabtu (1/1/2022).

Dalam sambutan pembukanya Kepala Padukuhan Salakan, Suyana menyampaikan bahwa lingkungan sungai Mlangi yang dulu kotor dan tidak terawat saat ini sudah diupayakan oleh segenap warga masyarakat Padukuhan Salakan menjadi perairan yang bersih dan asri sehingga warga sekitar dapat hidup sehat serta mendorong kegiatan perekonomian di sektor perikanan dengan membudidayakan berbagai jenis ikan air tawar.

Ia juga mengungkapkan, dengan terbentuknya Kelompok Tani Mina Gotong Royong pada 30 November 2021 silam telah memiliki anggota sebanyak 38 pembudidaya ikan yang berdomisili di wilayah Rt.02, 03, 04, dan 05 mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya kini sudah memiliki sarana yang cukup memadai berupa pasar ikan air tawar guna melakukan aktivitas jual beli ikan jenis Nila, Lele, Bawal, dan Gurame ukuran konsumsi.

Turut hadir dalam kegiatan, Ketua Badan Permusyawaratan Kalurahan Trihanggo, Joko Widodo bersama jajarannya, Ketua Rukun Tetangga di masing-masing wilayah, Ketua Kelompok Tani Mina Gotong Royong, Sudiarto, segenap pengurus Kelompok Kerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Padukuhan Salakan, organisasi masyarakat serta tokoh masyarakat.

Usai pelaksanaan senam masal, kemudian dilakukan sosialisasi tentang kesehatan masyarakat terkait penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang diberikan oleh Dosen Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Nurun Lasara. Di sela kegiatan sosialisasi berlangsung pemeriksaan Kesehatan bagi warga yang dilakukan oleh 8 mahasiswi yang merupakan anggota Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) unit Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Dalam paparan materi sosialisasinya, Nurun Lasara, salah seorang anggota KSR PMI menguraikan tentang perilaku dalam kehidupan masyarakat yang harus diterapkan agar terhindar dari serangan penyakit. Menurutnya, agar masyarakat tetap sehat harus mencuci tangan dengan sabun sehabis beraktivitas, makan yang sehat dan bersih, menggunakan jamban untuk buang air besar dan kecil, berolahraga secara teratur, membuang sampah pada tempatnya, tidak merokok, kerja bakti membersihkan lingkungan, menghindari stress, serta beristirahat dan tidur yang cukup.

“PHBS ini sangat penting untuk dilakukan secara rutin oleh warga masyarakat, apalagi di era pandemi COVID-19 yang masih merebak. Selain menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari serangan virus corona, perilaku hidup bersih dan sehat memiliki berbagai manfaat,” tegas Nurun.

Ia menambahkan, dengan membiasakan hidup yang bersih dan sehat maka masyarakat akan terhindar dari berbagai penyebab penyakit infeksi, dapat mendukung produktivitas kerja karena badan menjadi lebih nyaman dan bersemangat dalam beraktivitas, mengoptimalkan tumbuh kembang anak dan mencegah terjadinya stunting, serta ikut melestarikan kebersihan dan keindahan lingkungan karena tidak membuang sampah sembarangan, tidak buang air kecil dan buang air besar di sungai. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna|Kapanewon Gamping)

image_pdfimage_print
Bagikan: