Sleman – Mengeksplorasi wisata di Lereng Gunung Merapi seolah tak ada habisnya. Ada banyak daerah wisata yang masih tersembunyi, belum banyak terjamah oleh pengunjung. Salah satunya adalah yakni Wisata Alam Plunyon Kalikuning yang berada Kedungsriti, RT.01/RW.06, Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan Sleman.
Plunyon Kalikunging adalah taman yang berada di tepi Sungai Kuning yang memiliki jembatan yang ikonik, dengan area dengan panorama perbukitan menghijau yang dilatarbelakangi dengan gagahnya Gunung Merapi.
Tempat ini bisa menjadi wisata alternatif di Lereng Gunung Merapi, selain Kaliurang dan Kaliadem. Plunyon dapat dinikmati sebagai destinasi wisata dengan sederetan tumbuhan pinus yang menghijau, udara pegunungan, serta penataan fasilitas pendukung seperti canopy trail yaitu pepohonan yang terhubung oleh jembatan kayu yang dapat dijadikan spot foto. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati tampilan Kali Kuning yang bertingkat di sisi kiri, dengan kedalaman yang mencapai puluhan meter dan bersumber dari Umbul Wadon. Masyarakat menikmati semua suguhan wisata tersebut dengan membeli tiket masuk seharga Rp. 12.500, -.
Ponco Waluyo penanggung jawab bagian retribusi taman wisata Gunung Merapi yang mengelola Plunyon mengatakan bahwa terjadi peningkatan wisatawan yang mengunjungi Plunyon pada periode liburan tahun baru 2022 ini.
“Ada peningkatan jumlah pengunjung yang cukup menggembirakan sebanyak 413 orang di Plunyon, sedangkan di objek Muncar/Kaliurang ada kunjungan 1545 wisatawan. Meski demikian protokol kesehatan tetap menjadi perhatian pengelola untuk senantiasa mematuhinya dan harapannya pandemi segera berakhir agar denyut kehidupan wisata makin meningkat,” ujarnya ketika ditemui di Plunyon Kalikuning, Sabtu (1/1/2022)
Wisatawan yang tertarik ke Plunyon, dapat menyusuri Jalan Kaliurang hingga menuju ke kawasan Merapi Golf. Setelah tiba di persimpangan jalan Merapi Jeep Land Cruiser Basecamp, pengunjung bisa mengambil jalan arah kiri dan mengikuti rambu petunjuk arah yang tersedia untuk sampai ke Plunyon. (Arief Hartanto)


