Layanan Ambulans Gratis Paguyuban Dukuh Pakembinangun

Sleman – Sejak tahun 2017, Kalurahan Pakembinangun Pakem Sleman DIY memiliki Ambulans gratis untuk warganya. Armada sosial ini diupayakan penuh oleh Paguyuban Dukuh Pakembinangun. Dimotori oleh Kamri, armada sosial ini mampu melayani kebutuhan penting masyarakat Pakembinangun yang membutuhkan pertolongan darurat. Bahkan kini Paguyuban Dukuh Pakembinangun mempunyai 3 buah armada ambulans gratis yang siap melayani masyarakat 24 jam penuh, dan gratis bagi para warga Pakembinangun.

Bahkan pada Selasa (25/1/2022), ambulans Paguyuban Dukuh Pakembinangun sudah melayani 5 misi dalam sehari. Misi pertama adalah penjemputan jenazah dari Kaliurang menuju ke RS Bhayangkara Kalasan. Misi kedua adalah mengantar pasien dari Jayan Sukoharjo Ngaglik Sleman ke Panti Rapih. Misi ketiga adalah pemakaman warga Demen Pakembinangun. Sementara misi keempat  adalah penjemputan kembali warga Jayan Sukoharjo Ngaglik dari Panti Rapih kembali ke rumahnya. Kemudian yang kelima adalah penjemputan warga Purwodadi Pakembinangun untuk kontrol di RS Panti Nugroho Pakem.

“Komitmen kami adalah melayani masyarakat dengan tuntas, cepat, tanpa tendensi, dan kami beri gratis utk warga Pakembinangun dan sekitarnya. Warga yang minta bantuan tersebut tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk mengganti jasa tersebut. Yang penting semua segera tertolong seoptimal mungkin dengan usaha kami,” ungkap Kamri ketika sedang menjalankan tugas, Selasa (25/1/2022)

Ia juga menggarisbawahi mengenai pentingnya koordinasi dan komunikasi ketika ada tugas bersamaan, sehingga misi kemanusiaan yang diniatkan dapat berjalan dengan lancar

Di tempat terpisah, Ihsanuddin Rohmatulloh, Dukuh Duwetsari Pakembinangun menuturkan bahwa ambulans ini merupakan bentuk komitmen pelayanan bagi masyarakat.

“Jika berbicara masalah pekerjaan dan janjian kerja, pasti itu tidak akan ada putusnya. Namun karena kami sudah komitmen dengan adanya layanan ambulans ini, kami tetap akan menjalaninya dengan berbagai resiko yangg mungkin bisa terjadi. Termasuk gangguan teknis ambulance macet dan sebagainya. Yang ini harus diselesaikan dahulu,” ungkap Ihsanuddin. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)

image_pdfimage_print
Bagikan: