Gowes Jupon, Sarana Dekatkan Warga Dengan Pemerintah

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji bersama goweser di Kalurahan Condongcatur menggelar Gowes Jumat Pon (Jupon) pada Jumat (11/2/2022). Jupon yang dimulai dari Halaman Kalurahan Condongcatur ini juga dihadiri langsung oleh beberapa pejabat di Kabupaten Sleman, seperti Sekretaris Daerah Sleman Harda Kiswaya, dan beberapa Asisten Sekda, serta Kepala OPD di Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan tersebut, para peserta gowes jupon menyusuri jalanan kampung sambil menikmati udara pagi dan melihat hasil-hasil pembangunan di setiap RW yang mulai tahun 2022 mendapatkan dana pembangunan sebanyak Rp. 40 juta pertahun, selama 6 tahun ke depan.

Beberapa pembangunan yang dilihat dalam jupon ini adalah, pembangunan konblok jalan di Padukuhan Ngropoh, Taman di RW 22 Padukuhan Ngringin, konblok jalan di Padukuhan Dero, dan konblok RT 08 RW O5 Padukuhan Manukan.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menyampaikan bahwa Jupon ini merupakan salah satu upayan Pemerintahan Condongcatur untuk lebih dekat dengan warga.

“Gowes Jupon ini telah berlangsung selama 5 tahun dengan tema Jelajah Deso Milangkori menyusuri jalan-jalan kampung bahkan gang-gang di wilayah Condongcatur sambil berkeliling menyapa warga dan meresmikan hasil-hasil pembangunan yang dibiayai oleh yang dibiayai dengan Dana Desa, BKK dan swadaya masyarakat,” jelas Reno.

Reno menambahkan bahwa antusiasme Goweser sangat tinggi pada setiap Jupon karena rute yang dekat dan landai.

“Ibu-ibu bahkan paling banyak mengikutinya karena Jupon 30 persen olahraga, 20 persen selfie dan 50% makan karena di setiap titik lokasi peresmian selalu dihidangkan minuman, snack, dan jajanan pasar. Ada juga makan besar di tempat finish,” ujar Reno.

Sedangkan Sekda Sleman, Hardo Kiswoyo, memberikan apresiasi yang tinggi dengan kegiatan ini. “Cara seperti ini (Jupon) sebagai wahana silaturahmi dan kalaborasi serta Komunikasi baik itu dengan Pemerintah Kabupaten, Kalurahan maupun dengan masyarakat terjadi secara langsung sehingga membangun kedekatan hubungan pemerintah dengan masyarakat,” kata Harda.

“Semoga pencapaian pemerintah Kalurahan condongcatur ini dapat diikuti dan menjadi contoh kalurahan lainya di kabupaten Sleman, seperti di padukuhan Manukan telah ada bangunan balai pertemuan RT yang di tempat lain baru balai padukuhan yang tersedia,” Harda menambahkan. (Wasana/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: