Relawan MCCC Tempel Lakukan Dekontaminasi dan Sterilisasi RSPM Jombor

Sleman – Perang melawan pandemi masih belum berakhir, di mana kewaspadaan masyarakat masih terus ditegakkan sebagai bentuk antisipasi.  Hal ini tampak dalam kegiatan dekontaminasi dan sterilisasi dari virus COVID-19 menggunakan fogging disinfectan yang dilakukan oleh Relawan Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC) Tempel pada Jumat (18/2/2022) di Rumah Singgah Pasien Muhammadiyah (RSPM), Jombor, Kapanewon Mlati, Sleman.

“MCCC Tempel merespon permintaan pengelola rusing (rumah singgah) untuk melakukan fogging seluruh area RSPM dikarenakan terdapat dua orang pendamping pasien yang positif antigen. Karenanya prosedur fogging harus dilakukan,” ujar Koordinator team MCCC Tempel Juang Mahron ketika ditemui di Kompleks SMK Muhammadiyah 1 Tempel, Kragan, Mororejo, Tempel.

Tim yang bergerak terdiri 4 personil yang sudah terlatih dan memiliki kecakapan dalam melakukan kegiatan tersebut, dengan penanggung jawab tim Akhid dan anggota Andika, Davi dan Arief.

RSPM Jombor sendiri adalah bentuk kepedulian Muhammadiyah DIY melalui MPS (Majelis Pelayanan Sosial ) dalam menyediakan tempat menginap gratis untuk pasien  dan pendamping yang sedang berobat di Jogja. Umumnya fasilitas RSPM dimanfaatkan oleh pasien dari luar kota yang harus berobat secara rutin dan terkendala  biaya transportasi serta tempat menginap selama pengobatan.

Pada Jumat 18 Februari 2022 sekitar pukul 14.30 pengelola RSPM mendapat laporan dari pendamping pasien yang saat itu berada di RSUP. Dr. Sarjito bahwa dua pendamping tersebut positif antigen sedangkan pasiennya negatif. Dari laporan tersebut pihak pengelola langsung berkoordinasi dengan MCCC Tempel untuk melaksanakan dekontaminasi area yang pernah disinggahi dua pendamping tersebut di RSPM.

Juang menambahkan bahwa RSPM DIY adalah layanan sosial bagi keluarga pasien yang membutuhkan rumah tinggal sementara selama masa waktu berobat. Rumah singgah pasien Muhammadiyah ini bisa dimanfaatkan siapa saja yang membutuhkan. Fasilitas ini masih satu rangkaian dengan gerakan Ambulans Muhammadiyah atau AmbulanMu.

“Selama ini, teman-teman AmbulanMu ini kalau membawa pasien yang tidak selesai berobat dalam satu hari, mereka membutuhkan rumah singgah. Lokasi RSPM berdiri ini sebelumnya merupakan Kantor PDM Sleman harapannya dapat menjadi jawaban masalah kesejahteraan sosial terutama bagi para pasien yang membutuhkan,” jelas Juang. (Arief Hartanto)

image_pdfimage_print
Bagikan: