Sleman – Padukuhan Kendal yang berada di Kalurahan Bangunkerto Kapanewon Turi Kabupaten Sleman menjadi salah satu padukuhan yang kental dengan nilai budaya dan religi. Salah satunya terlihat dari apa yang dilakukan masyarakat Padukuhan Kendal, Pandansaren, Sidoharjo pada Minggu (13/3/2022) yang mengadakan kegiatan Besik Makam Padukuhan Kendal.
Sebagai sebuah budaya yang hidup dan berlangsung di masyarakat, Besik Makam atau membersihkan makam merupakan adat tahunan yang dilakukan saat menyongsong bulan puasa dan rangkaiannya. Kegiatan ini menjadi manifestasi kecintaan dan perhatian terhadap para leluhur atau keluarga yang sudah meninggal. Tradisi merupakan salah satu bentuk nyata dari kebudayaan dalam masyarakat yang hampir dimiliki setiap daerah. Masing-masing daerah memiliki tradisi yang telah dilaksanakan secara turun temurun sejak jaman nenek moyang.
“Tujuannya (besik makam) tak lain untuk membersihkan atau merapikan makam sanak keluarga yang sudah meninggal dunia sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan serta menjadi pengingat bahwa suatu saat nanti kita juga akan kembali kepada Sang Pencipta,” ujar Agus Dwi Subekti, Dukuh Kendal.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya sebagai perilaku atau tindakan (upaya) yang bertujuan untuk mempertahankan keadaan dan keberadaan peninggalan generasi masa lampau agar generasi kini tidak tercerabut dari akar budayanya. (Arief Hartanto)


