Pemkab Sleman Akan Gelar Pasar Lebaran Tahun 2022

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah kembali menghadirkan agenda tahunan dalam rangka pemberdayaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan UMKM, yaitu Pasar Lebaran Tahun 2022.

Kegiatan yang mengangkat tema “Bangga Berlebaran dengan Borong Bareng Produk Sleman” ini akan dilaksanakan secara luring (offline) pada 14 s.d 17 April 2022) di atrium Hartono Mall, dan secara virtual pada 14 April 2022 sampai dengan 3 bulan mendatang, melalui portal www.kendisembada.com. Hal tersebut senada dengan yang diucapkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman, R. Haris Martapa dalam jumpa pers di Ruang Sembada Setda Kabupaten Sleman.

“Ada dua pameran yang pertama kaitan dengan virtual yang kedua langsung di Hartono Mall. Pelaksanaan pameran langsung mulai tanggal 14 sampai 17 April 2022 untuk kegiatan di Hartono Mall yaitu untuk kegiatan Pasar Lebaran Tahun 2022. Kemudian untuk yang virtual itu juga nanti akan dilaksanakan pada hari yang sama Jumat 14 April 2022 dan berlangsung selama tiga bulan. Kemudian nanti portal yang kita gunakan ada di www.kendisembada.com yang bisa diakses di web, pc, maupun di smartphone,” tuturnya pada Rabu (13/04/2022).

Kedua jenis pameran tersebut akan diresmikan oleh Bupati Sleman pada hari yang sama yaitu hari Jumat, 15 April 2022. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 partisipan dari UMKM dan koperasi untuk pelaksanaan pameran di Hartono Mall. Sedangkan untuk pameran virtual Kendi Sembada diikuti 116 partisipan dari UMKM dan koperasi.  Partisipan yang hadir dalam pameran secara langsung di Hartono Mal  tersebut di antaranya kuliner siap saji 35 UMKM, kuliner non siap saji 35 UMKM, fashion/batik/lurik 24 UMKM, kraft/kerajinan/asesoris 11 UMKM,  flora/tanaman hias 5 UMKM, jasa 1 UMKM, dan 5 koperasi.

Haris Martapa juga menambahkan jika dalam pameran tahun ini memang pihaknya baru pertama kali mengikutkan beberapa koperasi. Hal tersebut karena koperasi-koperasi di Kabupaten Sleman banyak yang memproduksi bahan-bahan maupun  kuliner. Misalnya, Koperasi Saron Makmur yang memproduksi olahan dari susu dan menyediakan susu murni. Ada juga KSUS Wasilah Rizki Sejahtera yang memproduksi untuk makanan kecil dan madu, KSPPS BMT Harapan Sejahtera yang memproduksi keripik salak. Kemudian ada juga KSU Suara Lokal yang merupakan jasa bimbingan belajar untuk anak sekolah baik secara virtual maupun langsung, dan KSU SALIMAH yang juga memproduksi kerajinan kulit dan kerang.

Selanjutnya khusus untuk pameran langsung (offline) pada Pasar Lebaran tahun 2022 ini, akan diadakan pula beberapa perlombaan yang dapat diikuti oleh masyarakat umum dengan total hadiah Rp 5.000.000 untuk setiap perlombaan, ditambah trophy serta sertifikat untuk para juara lomba. Perlombaan yg diadakan diantaranya Sleman Smart Campaign, Lomba Tari Kreasi Nusantara, Lomba Stand Up Comedy, Lomba Menyanyi Suara Talenta Sembada, Lomba Melukis Caping,  dan Lomba Membuat Hampers Lebaran bagi UMKM

Terkait dengan keberhasilan dari kelangsungan kegiatan tersebut, Haris Martapa menuturkan jika Presiden telah mengatakan bahwa terdapat tiga provinsi di Indonesia yang tingkat inflasinya rendah, salah satunya ialah DIY. Hal tersebut dikarenakan DIY ditopang oleh UMKM yang ada.

“Beberapa tahun lalu juga di Bali bapak Presiden telah mengatakan bahwa ada tiga provinsi yang tingkat inflasi rendah salah satunya DIY, karena ditopang oleh UMKM,” tutupnya.

image_pdfimage_print
Bagikan: