Wujudkan Transformasi Digital Layanan Kesehatan di Indonesia

Sleman – Untuk mewujudkan pembangunan kesehatan periode 2020-2024 yang diarahkan pada peningkatan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta, terutama dengan melakukan penguatan pelayanan kesehatan dasar dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif, serta didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi maka Asosiasi Pemimpin Digital Indonesia (APDI) menyelenggarakan kegiatan Webinar Nasional Seri #1 tentang Transformasi Digital Menuju Layanan Kesehatan Prima di Indonesia menggunakan media Zoom Cloud Meeting, Kamis (14/4/2022).

Webinar yang dipandu oleh Ketua Departement Digital Health, dr. Vickry Adzkary secara resmi dibuka oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Dr. Rosarita Niken Widiastuti yang menyampaikan manfaat teknologi digital di sektor medis agar menjadi bangsa digital yang maju. Menurutnya, perlu memperhatikan beberapa hal yang harus dilakukan yakni dalam memanfaatan teknologi termutakhir harus bersifat etis dan non-diskriminatif; serta menerapkan tata kelola dan keamanan data dengan prinsip pelindungan data pribadi pengguna yang taat hukum.

“Selanjutnya, perlu adanya pemanfaatan kemajuan big data untuk pengembangan layanan kesehatan yang tetap memperhatikan keamanan data pengguna; dan pelaksanaan transformasi digital di Indonesia harus berdasarkan prinsip kedaulatan serta kemandirian digital dan membuka peluang kolaborasi dengan prinsip win-win solution,” tegas Niken dihadapan 300 peserta webinar.

Ia juga berharap Bangsa Indonesia dapat mengatasi tantangan di era digital karena lingkungan menuntut agar orang bisa cepat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang tidak terduga, sehingga lingkungan membutuhkan orang untuk cepat mengambil tindakan dalam situasi yang tidak pasti. Akibatnya, lingkungan menjadi sangat dinamis dan saling ketergantungan dengan kondisi sekitar yang menjadikan kondisi yang terjadi sering di luar kebiasaan mengharuskan orang berpikir “outside the box” di luar wilayah keahliannya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sekaligus Ketua Dokter Kepresidenan RI, Letnan Jenderal dr. A. Budi Sulistya. Sp.THT-KL (K)., M. A. R. S. sebagai narasumber webinar yang menyampaikan perspektif rumah sakit yang dipimpinnya dalam menghadapi tantangan perubahan dan transformasi digital.

Upaya yang dilakukan pihak RSPAD Gatot Soebroto dengan percepatan teknologi terkait perekrutan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan bahasa pemrograman seperti web, desktop, dan app mobile. Di samping itu juga melakukan upgrade perangkat keras berupa server, switch network, dan firewall, serta topologi network.

“Yang terpenting adalah upaya regulasi yang berhubungan dengan koordinasi instalasi aplikasi dan informasi pengolahan data antara Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto dengan Kementerian Kesehatan maupun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,” pungkas dr. Budi. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)

image_pdfimage_print
Bagikan: