Tamanmartani Gelar Peringatan Hari Jadi ke-74

Sleman – Kalurahan Tamanmartani menggelar Peringatan Hari Jadi ke-74 pada Selasa (19/4/2022), di Balai Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan.

Lurah Tamanmartani Gandang Harjanata sambutanya mengatakan, penyelenggaraan peringatan hari jadi tahun 2022 sengaja dilaksanakan secara sederhana, karena masih dalam suasana pandemi COVID-19. “Walaupun demikian diharapkan tetap tidak mengurangi makna peringatan itu sendiri,” kata Gandang.

Pada prinsipnya, lanjut Gandang, peringatan sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah SWT yang telah memberikan Tamanmartani kesempatan untuk lebih maju, baik pembangunan fisik maupun kesejahteraan masyarakatnya. Hal ini tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu yang telah merintis dan mengisi pembangunan sejak disatukanya empat Kalurahan Lama yaitu Pucungsari, Tamanan, Bogem dan Tegalrejo menjadi satu dengan nama Tamanmartani.

“Kita wajib bersukur kepada Allah dan berterima kasih kepada para perintis dan keluarganya, dengan cara terus berkolaborasi antara pemerintah Kalurahan, lembaga-lembaga dan masyarakat untuk bekerja keras dan cermat mewujudkan Tamanmartani yang Sejahtera, Inovatif, Berbudaya, Agamis dan Rukun,” kata Gandang.

“Dan jangan lupa Kita doakan agar para perintis yang telah mendahului kita diterima amalnya, diampuni dosanya dan mendapat tempat yang lebih baik di Surga. Kita yang meneruskan mencapai cita-citanya diberikan kekuatan dan kemudahan oleh Tuhan Yang Maha Esa, pungkas Gandang,” lanjutnya.

Sementara itu berdasarkan sejarah singkat Kalurahan Tamanmartani yang dibacakan Kamituwo Awan Paradhes, Kalurahan Tamanmartani yang saat ini memiliki 22 padukuhan, merupakan penyatuan empat Kalurahan lama yaitu Kalurahan Pucungsari, Kalurahan Tamanan, Kalurahan Bogem dan Kalurahan Tegalrejo.

Disatukanya 4 Kalurahan tersebut didasari dari Maklumat No.5 tahun 1948 tentang Hal Percobaan Daerah-Daerah Kalurahan dan Namanya. Hingga saat ini telah berlangsung beberapa periode kepemimpinan, meliputi tahun 1965 – 1995 dijabat Supardi Wiyono, 1996 – 2003 oleh Basuki, 2003 – 2008 oleh Wasis Sulistyo, 2008 – 2010 oleh Basuki, 2012 – 2018 oleh Gandang Harjanata, tahun 2021 hingga sekarang oleh Gandang Harjanata.

Peringatan digelar dalam bentuk sarasehan yang diikuti oleh seluruh perangkat Kalurahan, perwakilan lembaga-lembaga, pendamping desa budaya, tokoh masyarakat, Linmas dan karang Taruna itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Lurah Tamanmartani selanjutnya diberikan kepada Ketua BPKAL Tamanmartani Dwi Yunarjo. (Tri Joko S/KIM Kalasan)

image_pdfimage_print
Bagikan: