Yogyakarta – Guna meningkatkan keterampilan pegiat informasi dalam membuat, mengolah, mengelola, dan mendistribusikan informasi melalui website maka Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) Nusantara Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berkolaborasi dengan Institut Sains dan Teknologi AKPRIND (IST AKPRIND) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan workshop pengelolaan website yang digelar di Laboratorium Komputer Kampus III Jalan Bimasakti Nomor 3 Pengok, Yogyakarta, Minggu (12/6/2022).
Kegiatan yang diikuti oleh pengurus FK-KIM Nusantara Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sejumlah 20 orang dipandu oleh Dosen Informatika IST AKPRIND Yogyakarta, Renna Yanwastika bersama Uning Lestari didampingi mahasiswanya. Adapun materi workshop pengelolaan website meliputi pengetahuan umum internet, ketentuan umum dan konsep pengembangan website, simulasi, praktek computer, serta diskusi kelas.
Dalam paparan materinya, Renna Yanwastika menyampaikan bahwa adanya kemajuan teknologi informasi khususnya jaringan internet saat ini maka menjadi kewajiban setiap lembaga termasuk FK-KIM Nusantara agar memanfaatkan teknologi informasi sebagai media untuk menampung dan mengolah aspirasi masyarakat, serta membangun kepercayaan publik sehingga dapat berfungsi sebagai media informasi, komunikasi, pendidikan, promosi dan pemasaran produk.
Renna menambahkan, manfaat website yang utama adalah sebagai sarana publikasi yang cepat dalam penyampaian informasi bagi masyarakat dengan tetap mengedepankan pesan yang disampaikan mewakili lembaga yang dinaunginya, serta menjaga kredibilitas sehingga informasi yang disebarluaskan tepat dan akurat.
“Harapan kami, usai mengikuti workshop pengelolaan website ini seluruh peserta dapat memahami ketentuan pembangunan dan penyelenggaraan, serta dapat memanfaatkan website lebih baik dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Karenanya, situs web lembaga harus memiliki navigasi yang baik agar mudah digunakan oleh pengunjung,” tutur Renna.
Hal senada ditegaskan oleh Dosen Informatika, Uning Lestari bahwa pengelolaan situs website tidak dapat berjalan baik tanpa adanya komitmen pengelolanya sehingga perlu penguatan dan kompetensi sumber daya manusia yang baik dan profesional.
“Salah satu indikator dalam pengelolaan website yaitu pemutakhiran website. Untuk itu diperlukan komitmen dari pengelola website guna memudahkan proses manajemen data, melakukan perubahan konten, serta pemutakhiran website sehingga dapat menyediakan informasi publik yang benar dan akurat,” tegas Uning dihadapan peserta.
Di akhir kegiatan, Uning mengajarkan kepada peserta cara membuat titik koordinat Global Positioning System masing-masing lokasi Kantor Sekretariat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menggunakan aplikasi Google Maps agar mudah diketahui keberadaan alamatnya, dan dapat ditelusuri rute perjalanannya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


