Sleman – Majelis Kesehatan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Moyudan menggandeng PMI Kabupaten Sleman menyelenggarakan edukasi tentang donor darah, Minggu (19/6/2022) di Aula SMK Muhammadiyah 1 Moyudan.
Ketua PCA ‘Aisyiyah Moyudan Suharti didampingi Ketua Majelis Kesehatan Supardinah menuturkan, bahwa menyongsong dilaksanakannya Muktamar Aisyiyah, organisasinya mempunyai program donor darah. Tetapi masih banyak yang takut karena belum paham apa donor darah, bagaimana caranya dan apa syaratnya.
“Atas dasar itu maka menggandeng PMI untuk memberikan edukasi terlebih dahulu. Harapanya para peserta sosialisasi dan edukasi yang berasal dari 21 ranting dengan perwakilan masing-masing dua orang itu nantinya dapat meneruskan kepada masyarakat dan jamaah dalam acara pengajian di rantingnya. Terlebih telah ada testimoni dari peserta tentang manfaat donor darah bagi diri sendiri dan orang lain. InshaAllah saat digelar acara donor darah banyak pesertanya,” tandasnya.
Sementara itu Tim PMI yang langsung dipimpin Ketua PMI Sunartono, banyak memberikan penjelasan tentang manfaat donor bagi pendonor maupun penerima transfusi. Tak pelak banyak pertanyaan dari peserta yang ibu itu tentang dampak transfusi dari sisi medis maupun manfaat dari sisi medis.
“Usia memulai donor sebaiknya sejak usia 17 tahun, kalau sejak usia muda sudah rutin berdonor, maka pada usia 55 tahun masih aman. Tetapi harus dalam kondisi sehat,” terang Sunarto. Atas inisiasi Pengurus PCA dan Majelis Kesehatan itu, Sunartono berharap nantinya aktivitas PCA Moyudan diikuti oleh PCA Kapanewon lainya, dan banyak peserta donor yang masih muda usia atas edukasi dan peran ‘Aisyiyah. “Demikian pula sosialisasi tentang adanya program Ladamanis Pemda Sleman melalui PMI Kabupaten Sleman,” lanjut Sunarto. (Tri Joko S/KIM Kalasan)


