Sleman – Wangi bunga melati semerbak memenuhi Aula Kalurahan Donoharjo yang dijadikan tempat untuk menggelar penutupan pelatihan Tata rias pengantin pada Jumat (23/06/2022). Di bagian tengah aula, duduk berjejer 8 model pengantin gaya Solo Putri dan 8 model penganti dengan gaya Jogja Putri beserta para periasnya. Penutupan pelatihan tata Rias Pengantin diselenggarakan dengan menggelar fashion show untuk menampilkan hasil pelatihan yang telah berlangsung dari tanggal 10 Mei hingga 23 Juni 2022.
Pelatihan Tata Rias Pengantin gaya Solo Putri dan Jogja Putri tersebut diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, bekerja sama dengan Pemerintahan Kalurahan Donoharjo menggunakan alokasi dana APBD tahun 2022. Acara dikemas dengan nama Kegiatan Pelatihan Non Institusional Sub Kejuruan Tatarias ditutup oleh Kepala Dinas Tenaga kerja Kabupaten Sleman, Sutiyasih.
Dalam sambutannya Sutiyasih menyampaikan apresiasi kepada Pemererintah Kalurahan Donoharjo dan BLK Kabupaten Sleman, khususnya para peserta pelatihan atas hasil yang sangat memuaskan.
“Semua peserta lulus dengan predikat memuaskan. Hasil tata rias sudah layak dijual dan dikembangkan. Cari pengalaman menjadi asisten dari perias profesional. Awali dari hal yang kecil dulu dan jangan takut salah,” ungkap Sutiyasih.
Sutiyasih juga menuturkan bahwa Pemkab Sleman menyediakan pinjaman lunak bagi peserta yang ingin mengembangkan usaha di bidang tata rias, dengan besaran pinjaman sebanyak 20 juta pada tahap awal.
“Persyaratan mudah asal ada sertifikat pelatihan, usaha sudah berjalan, dan ada agunan. Kemudahan juga diberikan karena pinjaman baru diangsur setelah 4 bulan dari pencairan” jelasnya.
Sementara itu, Rina Pandu Pertiwi, Kepala Balai Latihan Kerja Sleman dalam kesempatan tersebut berharap pelatihan ini bisa membentuk pola piker peserta untuk maju, menjadikan pelatihan ini sebagai tahap awal menjadi perias handal.
“BLK memfasilitasi dengan memberikan skill tata rias, mengirimkan instruktur yang kompeten dengan latar belakang pendidikan yang terpercaya. Selanjutnya peserta bisa mengembangkan keterampilan dengan mengikuti pelatihan lanjutan Paes Ageng pada tahap berikutnya,” tuturnya.
Anang Patri Widyantoro, Carik Donoharjo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas ketenagakerjaan, BLK Sleman dan seluruh peserta yang dengan penuh semangat dan antusias mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir.
“Hasilnya luar biasa. Ini jadi awal yang baik untuk meningkatkan sumber daya manusia dengan memberikan ketrampilan dan keahlian sehingga bermanfaat untuk membangkitkan kembali ekonomi warga Donoharjo,” kata Anang. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)


