Akses Jalan Wisata Green Kayen Dikerjakan Secara Padat Karya

Sleman – Pembangunan rintisan desa wisata Green Kayen kembali dilanjutkan yang ditandai dengan penuangan bahan adonan corblok untuk pembangunan akses jalan corblok Padat Karya Plt. Lurah Condongcatur, Sugiyanto di Area Green Kayen, Jumat (24/6/2022).

Sugiyanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Green Kayen diusulkan kepada Pemerintah Provinsi DIY mendapatkan bantuan pengembangan rintisan desa wisata dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan pada tahun 2022, dan dimanfaatkan untuk pembangunan akses jalan dengan corblok.

“Pengerjaan secara Padat Karya untuk pemberdayaan masyarakat dalam mendukung ekonomi warga dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal guna memberikan tambahan pendapatan dan meningkatkan daya beli yang diharapkan. Kegiatan padat karya ini menjadi sarana mengaktualisasikan nilai-nilai luhur (adilung) yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Yogyakarta untuk bersatu padu (golong gilig) mengerahkan segenap sumber daya agar dapat terkonsentrasi (sawiji) untuk meraih yang diinginkan,” jelas Sugiyanto.

Sugiyanto menambahkan bahwa kegiatan padat karya penerapan Tata Nilai Semangat Keyogyakartaan Dana Keistimewaan DIY TA 2022 ini menggunakan dana dari APBKal yang bersumber dari BKK Dana Keistimewaan DIY Tahun Anggaran 2022 senilai Rp. 175.000.000. “Untuk jenis pekerjaan Corblok akses jalan Green Kayen dengan dimensi volume pekerjaan 0,1 M x 154 M x 2,8 M dikerjakan selama 18 hari kerja oleh 60 Tenaga Kerja yang masing-masing telah dilengkapi BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja terdiri dari kepala kelompok, tukang dan pekerja,” terang Sugiyanto lagi.

Lebih lanjut, Sugiyanto menuturkan bahwa pembangunan desa pada saat ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif yaitu dengan melibatkan masyarakat desa itu sendiri. Setiap desa pada dasarnya memiliki potensi tersendiri yang harus diangkat sebagai sumber daya bagi desa untuk berkembang lebih maju. Desa juga mempunyai SDM yang siap untuk bekerja dan bergotong-royong sekaligus juga membutuhkan perhatian akan kehidupan dan kesejahteraanya.

“Maka Pemerintah DIY untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, potensi desa dan upaya membangun desa mendorong untuk dilaksanakanya Padat Karya pembangunan potensi desa melalui pemanfaatan Dana Keistimewaan,” tutur Sugiyanto.

Sementara Ketua Pokdarwis Green Kayen, Dadang Hermawan menyampaikan Green Kayen sebelumnya telah mendapatkan bantuan Gazebo dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman dan saat ini mendapatkan bantuan dari Pemda DIY melalui BKK Dana Keistimewaan untuk akses jalan corblok.

“Yang nanti corblok tersebut akan diberi motif atau hiasan logo green Kayen dan gambar motif dedaunan,” ujarnya.

Green Kayen sendiri merupakan destinasi wisata rintisan yang memanfaatkan sempadan Kali Boyong berupa hutan yang merupakan Tanah Kas Desa (TKD) Kalurahan Condongcatur seluas kurang lebih 1 hektar. Green Kayen akan menawarkan pengalaman wisata alam berupa observasi hutan, sungai dengan aliran air jernihnya untuk pemandian, dan kearifan lokal masyarakat seperti kesenian dan olahan masakan masyarakat yang ada di Padukuhan Kayen. (Wasana/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: