Wabup Sleman Ajak Pelajar Tak Berbuat Corat-coret

wabupSleman – Wakil Bupati (Wabup) Sleman, Yuni Satia Rahayu SS MHum mengatakan tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawabbersama antara orang tua, sekolah, dan pemerintah. Sehingga orangtua tidak dapat begitu saja melimpahkan tanggung jawab ke sekolah.

“Perlu peran aktif orangtua dalam pengawasan siswa. Bukan melimpahkan tanggung jawab seluruhnya kepada sekolah,” kata  Yuni disela – sela melakukan pembersihan vandalisme di beberapa wilayah di Sleman, kemarin. Menurut Yuni kenakalan siswa yang terjadi saat ini perlu menjadi keprihatinan bersama. Pasalnya, kenakalan siswa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya faktor lingkungan.

“Di sinilah peran aktif orangtua diperlukan. Biasanya kenakalan terjadi justru saat orang tua lengah mengawasi anaknya. Jangan acuh tak acuh,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman, Arif Haryono SH mengatakan kegiatan pembersihan vandalisme ini diselenggarkan agar siswa ikut menjaga lingkungan sekitarnya. Sehingga akan menggugah kesadaran siswa untuk tidak melakukan aksi vandalisme.

“Dari kegiatan ini siswa akan memahami bagaimana sulitnya membersihkan aksi vandalisme. Sehingga mereka akan ikut mengingatkan rekannya untuk tidak melakukan aksi tersebut,” kata saat mendampingi siswa dalam kegiatan pembersihan coretan liar itu.

Dalam kegiatan tersebut, Disdikpora Sleman melibatkan ratusan siswa dari sembilan SMP dan delapan SMA/SMK. Terdapat delapan titik lokasi coretan liar yang disasar dalam kegiatan tersebut, antara lain Jalan Magelang, Jalan Rajimin, Jalan Gito-gati, Jalan Letkol Subadri, Jalan Sleman-Turi, Jalan Agrowisata Pimisima, Jalan Pandowo, dan Kompleks Pemda.

image_pdfimage_print
Bagikan: