Sleman – Kalurahan Condongcatur berhasil meraih peringkat 2 dalam Lomba Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Tingkat Provinsi tahun 2022. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat penyerahan hadiah berupa sertifikat dan uang pembinaan sebesar 12 Juta Rupiah, bertepatan dengan Lauching Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) pada Selasa (9/8/2022) di Pendopo Parasamya Sekretariat Daerah Sleman.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, mengucapkan terimakasih kepada Pokja Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Condongcatur dan Tim Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) sehingga Condongcatur berhasil meraih juara 2 tingkat provinsi DIY mewakili Kabupaten Sleman.
“Semoga prestasi dan capaian ini dapat dipertahanksn dan ditingkatkan lagi, implementasi di masyarakat harus dilaksanakan melalui kerjasama semua pihak baik RT, RW, Dukuh, Posyandu, Kader Kader KB Kesehatan untuk bersama sama mencegah adanya Stunting sehingga dapat tercapai target Zero Stunting di wilayah Condongcatur dengan meningkatkan ketahanan keluarga melalui program KB, BKR, BKL, PIK-R dan UPPA,” ujar Reno.
Penanganan stunting ini juga mendapat perhatian khusus dari Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Dalam sambutannya, Kustini mengajak semua pihak untuk mengatasi masalah Stunting ini.
“Mari bersama cegah stunting dengan optimalisasi pemanfaatan bahan pangan lokal guna mewujudkan keluarga berkualitas bebas stunting di Kabupaten Sleman,” imbaunya.
Kabupaten Sleman sendiri mendapat indeks nilai “A” atas dasar indikator web bangda dan nilai indikator lokal kinerja dengan total nilai 200,5, sehingga memperoleh penghargaan atas kinerja kabupaten sleman/kota se-DIY dalam pelaksanaan Aksi Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di DIY Tahun 2021. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi BKKBN kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah berkontribusi dalam upaya penurunan Stunting di Indonesia yang merupakan salah satu implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. (Wasana/KIM Depok)


