Sleman – Antar Lintas Gowes Jogja (Algojo) menggelar Gowes Bareng Sabtu Legi bersama komunitas sepeda yang ada di DIY maupun goweser mandiri pada Sabtu (13/8/2022) dengan Tujuan Desa Wisata Pancuran Tuk Bulus Bimomartani Ngemplak Sleman.
Gowes mengambil titik start di Halaman Kalurahan Condongcatur jam 06.30 WIB menyusuri jalanan yang asri menikmati sejuknya udara pagi di Desa Wisata Pancuran tuk bulus yang beralamat di RT 05 RW 18 Tegal, Balong Bimomartani Ngemplak Sleman. Sampai di lokasi, peserta disambut grub karawitan geger budoyo, para pedagang UMKM aneka makanan yang dibuat warga sekitar.
Dukuh Balong, mengucapkan terimakasih kepada para Goweser Setu Legi karena dengan adanya Gowes mempromosikan Destinasi Desa Wisata ini diharapkan bisa mengaet pengunjung khsususnya mereka yang suka bermain air, kolam di pancuran tuk bulus lumayan cukup besar sekitar antara 5 meter dengan panjang kurang lebih 11 meter.
Sementara itu, Pembina Algojo, Reno Candra Sangaji yang juga merupakan Lurah Condongcatur memberikan dana taliasih kepada Dukuh Balong sebagai rasa ikut peduli untuk membangkitkan kembali objek wisata Desa Wisata Pancuran Tuk Bulus, sehingga seiring berangsur hilangnya Covid 19 kedepan dapat menarik dan ramai dikunjungi masyarakat sekitar dan terus meluas menjadi salah satu tujuan wisata minat khusus.
Ia juga menuturkan bahwa Algojo selalu berkomitmen untuk terus mempromosikan tempat wisata yang berada di Kabupaten Sleman. “Bahwa komitmen gowes Setu Legi yang dilaksanakan selapan hari sekali (35 hari) merupakan bentuk komitmen mengunjungi tempat tempat daerah desa wisata khususnya yang ada di Kabupaten Sleman baik wisata yang masih baru atau yang sudah ada tetapi kurang pengungjungnya sehingga perlu dipromosikan kembali salah satunya dengan gowes bareng dari berbagai komunitas sepeda ini karena ikhtiar Algojo yaitu bagaimana dengan bersepeda dapat mengerakkan ekonomi warga di desa desa wisata yang ada,” ujar Reno.
“Semoga destinasi desa wisata Pancuran Tuk Bulus ini dapat dikelola dengan baik oleh masyarakat, dilakukan penambahan fasilitas dengan bantuan dari dinas pariwisata, swasta dan lainya sehingga dapat mengerakkan perekonomian warga sekitar dengan UMKM berjualan makanan dan cenderamata lainnya,” tutup Reno. (Wasana/KIM Depok)


