Pakembinangun Gelar Vaksinasi COVID-19 Secara Massal

Sleman – Bekerja sama dengan Puskesmas Pakem dan Badan Intelijen Negara, Kalurahan Pakembinangun menggelar vaksinasi booster COVID-19 secara massal pada Sabtu (3/9/2022) di Aula Kalurahan Pakembinangun.  Vaksinasi tersebut diikuti oleh 70 orang warga Pakembinangun yang telah mendaftar terlebih dahulu.

Felisiana Sri Astuti, selaku penanggung jawab vaksinasi massal menuturkan bahwa pada proses vaksinasi kali ini, pihaknya menyediakan total 300 dosis untuk jenis vaksin Pfizer.

“Yang mendaftar ke kami tadi hanya 70 orang, namun ada juga pendaftar lain yang berasal dari kalurahan lain. Jadinya total yang kami vaksin ada 193 orang. Namun ada yang kami masukkan ke dalam pasien tunda karena usianya belum 18 tahun,” ujarnya.

Ia mengakui proses pemberian vaksin berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapa kendala yang ditemui oleh petugas di lapangan.

“Kendalanya tadi ada dua, yang pertama pada saat entry data, ada salah seorang TKW tadi yang ikut vaksin dosis pertama dan kedua di luar negeri, namun belum bisa terbaca di aplikasi kami. Dan yang kedua ada beberapa warga yang dulu dosis pertama dan kedua  menemui kendala sehingga kami harus melakukan back date untuk mengulang kembali vaksin pertamanya dan itu tidak bisa sekali selesai,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa mayoritas peserta mengikuti vaksinasi untuk dosis ketiga, di mana ada 184 orang dari total 194 orang yang mengikuti. Selain itu ada juga peserta yang divaksin untuk dosis pertama sebanyak 5 orang, dan dosis kedua sebanyak 3 orang.

“Jadi total ada 192 orang yang tervaksin hari ini. Dan kami bersyukur tidak ada peserta yang mengalami KIPI atau gejala pasca imunisasi vaksin,” ungkap Felisiana.

Felisiana juga memaparkan bahwa kehadiran beberapa Staf dari BIN adalah untuk membantu mengentri data peserta vaksin. “Seperti dua periode sebelum ini BIN juga mendampingi Polres Sleman yang juga mengadakan vaksinasi massal di kalurahan Pakembinangun beberapa saat lalu,” ujarnya.

Terakhir, Felisiana berharap agar antusiasme warga tetap tinggi untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. “Karena saat ini baru 38 persen pencapaiannya. Kami harap agar ini bisa naik menjadi paling tidak 50 persen. Agar segera ini dapat meningkatkan herd imunity dan keselamatan bersama. Karena covid-19 masih ada,” tutupnya. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)

image_pdfimage_print
Bagikan: