Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSi menyerahkan SK Pensiun bagi PNS di lingkungan Permkab Sleman untuk periode per 1 Januari 2015 di pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Jumat (28/11). Pada kesempatan tersebut diserahkan SK Pensiun kepada 178 PNS.
Usai menyerahkan SK pensiun, Sri Purnomo atas nama seluruh jajaran aparat Pemkab Sleman maupun atas nama pribadi mengucapkan selamat atas diterimanya SK Pensiun untuk memasuki masa purna tugas. Dengan diterimanya SK ini, para PNS tersebut dapat memasuki masa pensiun ini secara resmi sehingga menikmatinya dengan rasa bahagia dan suka cita.
“Dedikasi dan pengabdian selama ini memperoleh balasan yang setimpal dan menjadi amal ibadah ibu/bapak sekalian. Peran bapak/ibu selama mengabdi pada Kabupaten Sleman ini merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi Pemkab Sleman dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan dengan lebih baik dari waktu ke waktu,” kata Sri Purnomo.
Sri Purnomo berharap agar dalam memasuki masa purna tugas ini para PNS tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang produktif dan dapat menikmati kehidupan yang berkualitas, sehat, dan bahagia. Pensiun adalah sebuah kepastian, tetapi mengisi masa pensiun secara produktif dan menjadi pensiunan yang sejahtera adalah suatu pilihan.
Sebagai sebuah masa yang akan dihadapi oleh setiap orang, masa pensiun memang perlu direncanakan dengan baik. Hal ini dikarenakan, perencanaan kegiatan selepas usia kerja (post-productive age) akan membantu mengatasi berbagai kesulitan hidup di masa pensiun. Menurut Sri Purnomo, tidak semua PNS dapat melewati masa-masa sampai menerima SK pensiun.
“Cukup banyak PNS yang terpaksa mengajukan pensiun dini karena sakit atau alasan lain,” kata Sri Purnomo. Tidak sedikit pula PNS yang karena melakukan pelanggaran berat akhirnya diberhentikan dengan tidak hormat. Namun demikian, purna tugas bagi PNS bukanlah akhir dari suatu pengabdian, melainkan merupakan wujud keberhasilan dari pengabdian PNS selama melaksanakan amanah sebagai pamong projo.
Masa pensiun hendaknya dimaknai sebagai suatu awal untuk mengabdi pada masyarakat dengan waktu yang lebih lama, sebab masyarakat masih membutuhkan orang-orang yang berpengalaman dalam bidang pemerintahan. Berkenaan dengan hal tersebut Sri Purnomo berharap, berbagai pengalaman baik keberhasilan, prestasi maupun hambatan yang pernah dihadapi selama bekerja sebagai PNS dapat menjadi modal untuk berkarya di tengah masyarakat.
“Kebanyakan pensiunan lebih puas jika mereka melakukan sesuatu hal, misalnya memulai bisnis sendiri, menulis buku atau riwayat keluarga, merawat cucu maupun berpergian/travelling,” tambahnya. Dengan terus berkegiatan dan beraktifitas baik secara fisik maupun mental dapat mendinamiskan kehidupan di masa pensiun.


