Padat Karya Jadi Langkah Pemerintah Entaskan Kemiskinan

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan hasil padat karya di 10 titik yang berada di Sleman Barat di pada Jumat (23/09/2022). 

Peresmian yang dlbertempat di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Sleman, Yogyakarta ini dilakukan dengan penandatanganan hasil kegiatan padat karya yang dilengkapi dengan tampilnya beberapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari masyarakat sekitar Desa Sumbersari, Moyudan.

Peresmian padat karya ini turut dihadiri oleh Sutiasih selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman, kepala dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di Kabupaten Sleman, Muhammad Yazid selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Arif Kurniawan selaku Anggota DPRD Kabupaten Sleman yang mewakili Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Camat Moyudan, dan Lurah di Kecamatan Moyudan. 

“Total keseluruhan kegiatan padat karya melalui Disnaker Sleman tahun 2022 ada 77 lokasi,” jelas Sutiasih selaku Kepala Disnaker Kabupaten Sleman.

Dalam kesempatan ini, Muhammad Yazid selaku Anggota DPRD DIY menjelaskan dalam sambutannya bahwa program padat karya adalah program kerja bakti masyarakat yang dibayar.

“Program padat karya ini mengadopsi program pada saat Orde Baru dulu. Padat karya itu kerja bakti dibayar,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini, juga memberi pemaparan bahwa tujuan program padat karya adalah mengentaskan pengangguran dan kemiskinan di masyarakat dengan memberdayakan tenaga kerja yang ada untuk pembangunan infrastruktur. 

“Dalam rangka pemberdayaan masyarakat, untuk meringankan masyarakat, membantu pengangguran dan kemiskinan adalah di padat karya” ungkapnya dalam sambutan.

“Satu titik memberdayakan masyarakat sejumlah 52 orang, kalau dikalikan yaitu 520 orang.” imbuh Kustini memaparkan jumlah tenaga kerja yang berhasil diberdayakan dalam program padat karya di sepuluh titik Sleman Barat.

Pada acara peresmian ini, 10 lokasi pembangunan infrastruktur di Sleman Barat yang hasil padat karyanya diresmikan adalah Padukuhan Bendosari, Padukuhan Nasri, Dusun Patran, Padukuhan Klepu Kidul, Dusun Malangan, Dusun Kaliurang, Dusun Kruwet, Dusun Gatak, Padukuhan Gamplong V, dan Dusun Gerjen. Infrastruktur yang dibangun di sini bermacam-macam, yakni mulai dari saluran air, jalan cor beton, hingga talud. 

Pada akhir sambutan, Kustini menyampaikan harapan agar program padat karya dapat terus berjalan dan menjadi solusi bagi masyarakat untuk membangun Sleman. (Rep Nesya)

image_pdfimage_print
Bagikan: