Dukung Pemilu 2024, Bawaslu Sleman Lantik Panwascam

Sleman – Untuk mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang berintegritas dan bermartabat melalui tugas pokok dan fungsi pengawasan di setiap tahapan, serta mencegah terjadinya pelanggaran dan sengketa, maka Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman, M. Abdul Karim Mustofa secara resmi melantik dan melakukan pengambilan sumpah jabatan terhadap 51 Komisioner Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan/Kapanewon se-Kabupaten Sleman yang dilangsungkan di Ballroom Sidomukti, Hotel Grand Keisha, Depok, Sleman, Jumat (28/10/2022) sore.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, H.Y. Aji Wulantara mewakili Bupati Sleman, Ketua Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta, Sutrisnowati, Kepala Sekretariat Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta, Screning Yosmar Dano, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman, Suparno, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi, perwakilan dari Kepolisian Resort Sleman, Komando Distrik Militer 0732/Sleman, Kejaksaan Negeri Sleman, Panewu se-Kabupaten Sleman, Rohaniawan, serta seluruh Pimpinan Bawaslu Kabupaten Sleman.

Dalam keterangannya usai pelantikan, Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, M. Abdul Karim Mustofa menyebutkan bahwa animo masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman untuk menjadi Pengawas Pemilu di tingkat Kecamatan/Kapanewon pada tahun 2022 sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari 343 pendaftar hanya dibutuhkan 51 orang saja yang disaring melalui seleksi administrasi, tes tulis atau Computer Assisted Test, serta tes wawancara.

“Panwaslu Kecamatan (Panwascam) terlantik adalah personil terbaik yang berhasil lolos melalui tiga tahapan seleksi perekrutan. Eksistensi Panwascam menjadi unsur yang sangat diperlukan dalam menentukan kualitas jalannya tahapan Pemilu di wilayah Kapanewon hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selamat bergabung sebagai Pengawas Pemilu dan menjadi bagian dari Penegakan keadilan Pemilu,” tutur Karim.

Hal senada disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sleman, H.Y. Aji Wulantara, bahwa anggota Panwaslu Kecamatan yang dipilih dinilai memiliki integritas dan kemampuan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pemilu mendatang di wilayah Kabupaten Sleman. Harapannya adalah amanah yang diemban Panwaslu Kecamatan dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Agar pemilu mendatang berjalan aman, tertib, damai dan berintegritas. Saya perlu mengingatkan kepada seluruh Panwaslu Kecamatan agar tidak terpancing berita bohong serta menghindari politik uang, terlebih saat ini banyak kran yang strategis untuk  memanfaatkan isu SARA di sejumlah media sosial guna menjatuhkan lawan politiknya. Praktek semacam itulah yang patut diwaspadai supaya tidak menodai pemilu,” pesan Aji.

Ia juga menghimbau kepada seluruh Panwaslu Kecamatan dapat mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan media sosial secara bijak khususnya berhubungan dengan pemilu karena keberadaan media sosial memungkinkan setiap orang menjadi kantor berita. Selanjutnya, pengguna media sosial wajib menyaring semua informasi yang diakses dan menghindari akun yang mengandung konten negatif, serta menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pihak. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)

image_pdfimage_print
Bagikan: