Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengadakan pertemuan dengan masyarakat untuk menindaklajuti pemetaan kali gajah wong yang berlangsung di Balai Bambu RT 07 Papringan Sleman, Sabtu (6/12). Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman, Yuni Satia Rahayu SS MHum serta dari Dinas SDAEM, BPBD, Badan KB Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan, KLH, TPK Kecamatan, Desa, dan TPK Dusun.
Dihadiri pula perwakilan warga dari bantaran sungai gajah wong wilayah Ngentak Sapen, Gowok, Ambarukmo, Papringan, Mrican Pringgodani, Nologaten, Santren, Desa Caturtunggal, Pringwulung, Pelemkecut Condongcatur. Perwakilan warga masyarakat masing-masing lingkungan dusun melakukan pemaparan usulan kegiatan untuk wilayah baik berupa fisik dan non fisik.
Kegiatan-kegiatan yang diusulkan terkait dengan perbaikan sanitasi lingkungan berupa pengelolaan sampah, air bersih, drainase dan lainnya. Perihal kebencanaan juga dimunculkan oleh masyarakat berkenaan dengan early warning sistem dalam bencana banjir. Warga berkeinginan untuk mengembangkan taman bacaan. Penghijauan lingkungan permukiman yang terbatas dengan tanaman obatan.
Menggiatkan kegiatan kepemudaan dalam kegiatan sosial kampung dan kesenian baik tradisional dan kontemporer. Pengembangan kegiatan olah raga masyarakat. Disampaikan warga bahwa Bencana banjir karen saluran air dari daerah Gowok, yang disebabkan sungai meluap sampai tanggul air, kemudian diusulkan dibuat sudetan di barat pasar gowok untuk diarahkan ke selatan dialirkan ke saluran air wilayah Ambarukmo yang cukup besar.
Usulan lain pemetaan dilakukan untuk identifikasi masalah dengan tinjauan kawasan, sehingga penyelesaian permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara komprehensif tidak parsial. Secara kebencanaan perlu ada pengkajian atas limpasan air dari wilayah utara saja, tapi juga ekonomi kreatif dengan pertumbuhan kuliner yg menyajikan makanan sehat.
Menanggapi permasalahan dan usulan warga tersebut, Yuni memberikan apresiasi terhadap upaya masyarakat dalam melakukan pemetaan ini. Hasil dari pemetaan dapat menjadi input bagi pemerintah daerah untuk melakukan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yg lebih tepat sasaran. Yuni berharap upaya Pemkab Sleman dalam pelasanaan kegiatan-kegiatan dapat dibantu dengan partisipasi warga baik warga yang tergabung dalam kelompok masyarakat ataupun yang tidak, untuk lebih memberikan percepatan dalam perbaikan lingkungan.


