Pentingnya Menyamakan Visi untuk Mengembangkan FKIM

Sleman – Salah satu hal penting dalam sebuah lembaga, instansi, organisasi, maupun perusahaan adalah adanya sebuah visi, yaitu cita-cita atau nilai inti. Bisa dikatakan bahwa visi adalah tujuan masa depan suatu organisasi atau lembaga. Visi sangat menentukan arah , artinya akan dibawa kemana organisasi yang bersangkutan di masa depan.

Hal tersebut yang ditekankan oleh Sadhono Hadi, salah satu pegiat KIM Sleman saat menjadi narasumber dalam Workshop Visioning dengan Metode Technology of Participation pada Rapat Koordinasi Forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sembada Kabupaten Sleman di Java Village Resort, Pandowoharjo, Sleman, Sabtu (19/11/2022).

Pada kesempatan tersebut, Sadhono mengajak seluruh anggota FKIM untuk dapat menyamakan visi untuk perkembangan FKIM Sembada di masa depan. Misalnya, dalam 3 tahun ke depan, artikel dari KIM Sembada Sleman dapat termuat di surat kabar harian ternama di Yogyakarta.

“Artikel tersebut menggambarkan cita cita atau tujuan KIM di masa mendatang” kata Sadhono Hadi yang juga seorang Doktor di bidang Politik Islam.

Dari tujuan tersebut peserta  diajak berdiskusi dalam kelompok kerja dan menentukan masalah apa yang dihadapi organisasi secara umum kemudian melakukan identifikasi dan klasifikasi masalah ke dalam berbagai sektor diantaranya infrastruktur, organisasi, sosialisasi, kapasitas sumber daya manusia,  support dari instansi terkait, pendanaan, dan  program kerja. Setelah menemukan permasalahan, kemudian peserta diajak untuk menemukan jalan keluar terbaik.

Beberapa langkah yang diambil adalah pada sektor infrastruktur akan melakukan koordinasi secara intens dengan Dinas Kominfo Sleman untuk mengusahakan pengadaan ruang sekretariat  KIM tingkat kapanewon. Di bidang organisasi dengan membuat program kerja yang jelas, membentuk seksi-seksi sesuai yg dibutuhkan dan bekerja sesuai tupoksi yang ditentukan dalam AD ART organisasi.

Di sektor sosialisasi dengan melibatkan diri melakukan peliputan  berita pada event di kapanewon atau kalurahan, membuat kartu identitas KIM Sembada yang seragam  baik di tingkat kabupaten,  kapanewon maupun kalurahan.

Sedangkan di sektor supporting  dan pendanaan dengan memasukkan kagiatan KIM pada RAB kalurahan, memperkuat hubungan  lintas sektoral termasuk kepada anggota Dewan, adanya koperasi, simpan pinjam, dan mengusahakan  dana dari sumber yang lain untuk menunjang kegiatan KIM.

Sektor Peningkatan kualitas Sumberdaya manusia dengan mengadakan pelatihan atau bimbingan teknis penulisan bagi para kontributor sehingga akan mencul bibit baru dengan jangkauan wilayah di setiap kapanewon atau kalurahan.

Setelah menemukan solusi kemudian dirumuskan action plan atau rencana tindak lanjut sekaligus target waktunya.

Di akhir workshop, Sadhono Hadi mengapresiasi antusiasme anggota KIM dalam menggali masalah, merumuskan solusi, sekaligus merencanakan tindak lanjut bagi kemajuan organisasi.

“Saya harap anggota KIM senantiasa kompak dan bersemangat  untuk menggerakkan dan memajukan organisasi sesuai visi misi yang telah ditetapkan dalam AD/ART organisasi,” (Upik Wahyuni /KIM Donoharjo)

image_pdfimage_print
Bagikan: