Sleman – Sebanyak tiga orang mengalami luka yang cukup serius, salah satu diantaranya mengalami luka berat akibat bencana lesus/Puting beliung yang terjadi di wilayah desa Suberadi Mlati, Kamis (11/12). Ketiga orang yang mengalami luka-luka tersebut akibat tertimpa pohon tumbang akibat puting beliung tersebut.
Terjadinya bencana lesus tersebut diawali adanya cuaca panas yang ekstrim daan berubah menjadi mendung hitang disertai angin kencang diatas wilayah desa Sumberadi Mlati. Akibat bencana lesus tersebut menjadikan warga panik untuk menyelamatkan diri, terlebih adanya suara kentong titir dari masyarakat yang menandakan adanya bencana.
Akibat angin puting beliung/lesus kerugian yang dialami masyarakat cukup banyak , berupa robohnya bebera pohon besar yang menimpa rumah warga. Namun berkat kesigapan tim SAR dan relawan maka korban dapat segera dievakuasi, untuk sementara sebelum dibawa ke rumah sakit ditangani di posko yang ada di Balaidesa Sumberadi.
Sementara beberapa pohon yang tumbang tersebut oleh relawan segera dipotong-potong dan membersihkan beberapa rumah yang tertimpa pohon tersebut. Hal tersebut sesuai skenario dalam gladi lapang penanggulangan bencana lesus/puting beliung di balaidesa Sumberadi Mlati, kemarin. Hadir pada gladi lapang btersebut antara lain Kepala BPBD Kabupaten Sleman Drs Julisetiono Dwi Wasito, Camat Mlati Drs Suyudi, Kapolsek Mlati, Danramil Mlati.
Dalam sambutannya Suyudi menyampaikan bahwa gladi lapang tersebut dilakukan sebaga contoh/simulasi agaar bila terjadi bencana khususnya puting beliung masyarakat sudah siap dan mengetahui apa dan bagaimana yang harus dilakukan.


