Sleman – Pemkab Sleman akan segera membangun delapan unit kebun bibit rakyat yang mampu menyediakan sekitar 400.000 batang bibit per tahun. Pembangunan kebun bibit ini, kata Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI, dimaksudkan agar masyarakat membuat pembibitan tanaman, menanam, memelihara dan memanen untuk perbaikan kesejahteraannya.
Sri Purnomo menambahkan Dinas Pertanian juga akan melakukan penanaman lebih dari 650.000 batang pohon yang bersumber dari berbagai kegiatan. “Penanaman tersebut diprioritaskan di lahan-lahan kritis,” katanya di Bumi Perkemahan Sidorejo Turi, Sabtu (13/12) bersamaan dengan penanaman pohon dalam rangka kemah konservasi dan Hari menanam pohon Indonesia.
Sementara Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Ir Widi Sutikno MSi mengatakan peringatan Hari Menenam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional tersebut bertujuan membangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan seluruh masyarakat Indonesia untuk menenam dan memelihara pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan.
“Kegiatan ini juga untuk memperbaiki, merehabilitasi dan merestorasi hutan dan lahan di seluruh Indonesia,” katanya. Di samping penanaman pohon kegiatan tersebut juga diadakan Kemah Konservasi yang diikuti 600 siswa yang diikuti sekolah SLTA di Kabupaten Sleman. “Dalam kegiatan ini juga dilakukan gerakan penanaman 16.200 batang bibit tanaman oleh peserta kemah, undangan dan masyarakat sekita,” tutur Widi.
Kegiatan Kemah konservasi dan Hari menanam pohon Indonesia di Turi, Sleman tersebut ditandai dengan pelepasan burung dan penanaman pohon oleh Bupati Sleman, diikuti Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo, Ketua DPRD Sleman, Komandan Kodim Sleman Letkol Inf. Bambang Yudi Kustiwa.


