Pentingnya Pengenalan Alat Keselamatan Bencana Sejak Dini

Sleman – Bencana alam seperti gempa bumi, banjir, angin kencang, letusan gunung berapi sering terjadi di sekitar kita. Maka dari itu sebagai orang yang tinggal di daerah rawan bencana harus mengetahui dan memahami pentingnya pengetahuan pertolongan dan penyelamatan pada saat terjadi kedaruratan. Kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan hal penting yang tidak boleh diabaikan

“Edukasi  menyiapkan diri baik secara fisik dan mental menghadapi bencana harus dilakukan sejak dini karena kita tidak pernah tahu kapan bencana akan terjadi,” tegas Agus Hardiyo Pancoro ketua Tim Destana Donoharjo.

Untuk itulah dilakukan upaya edukasi menghadapi bencana dilakukanTim Destana (Desa Tanggap Bencana) Donoharjo dan Rajawali Comunity dengan mengadakan pengenalan alat-alat penyelamatan kepada siswa SD Negeri Donoharjo di sela sela acara Gelar Kreasi dan Pameran Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang berlangsung di halaman SDN Donoharjo Ngaglik Sleman pada Kamis (22/12/2022).

Agus  mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sebagai sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan sejak dini kepada anak-anak terhadap alat yang digunakan saat  bencana terjadi. Kegiatan dikemas dengan menarik yaitu dengan pameran alat-alat keselataman dan juga flying fox menggunakan tali. 

“Kalau anak sudah tertarik maka dia akan bertanya dan mencoba mengobati rasa keingintahuannya,” Agus meyakini.

Pada kesempatan tersebut ditampilkan berbagai peralatan keselamatan yang sederhana seperti alat mitigasi bencana  angin puting beliung yang meliputi tali tambang besar, gergaji mesin, sepatu boot, pelindung kepala beserta kacamata.

“Alat ini diperlukan untuk mengantisipasi saat terjadi angin besar, terutama gergaji mesin  untuk memotong batang dan  cabang  pohon yang tumbang dan membuka akses jalan seandainya terhalangi oleh pohon tumbang. Sepatu boot, pelindung kepala dan kacamata juga sangat diperlukan untuk menjamin agar operator tetap safety,” kata Agus.

Dikenalkan juga Alat penyelamatan bencana air meliputi jaket/rompi pelampung dan tali tambang besar. “Tali harus berwarna mencolok agar terlihat oleh korban dan mempunyai daya apung yang tinggi,” kata Agus.

Ada juga vertical rescue  yaitu alat untuk penyelamatan menggunakan tali menuju ke tempat yang lebih aman dari titik yang rendah menuju titik yang tinggi maupun sebaliknya misalnya pada tempat dengan kontur tebing atau jurang. Alat ini berguna juga untuk pengiriman logistik ke lokasi bencana yang tidak mudah dijangkau baik oleh orang maupun kendaraan menggunakan  jalan darat.

Selain itu ada juga alat penyelamatan terhadap Covid-19, yaitu peralatan yang digunakan untuk mencegah dan mengendalikan infeksi virus covid, yang terdiri dari Alat Pelindung Diri (APD) meliputi baju hazmat, pelindung kepala dan kacamata, masker, topeng/pelindung wajah, hand sanitizer, desinfektan, sepatu boot karet, sarung tangan, serta desinfektan

“Perlengkapan yang digunakan harus menjamin keamanan   karena alat ini selain melindungi diri dari resiko penularan virus Covid-19 juga untuk menolong pengidap covid dan mengevakuasi korban  termasuk memakamkan jika korban sampai meninggal dunia,” lanjut Agus.  (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)

image_pdfimage_print
Bagikan: