Sleman – Berbagai proyek pembangunan yang ada dimasyarakat, terutama di desa Maguwoharjo secara resmi telah diresmikan oleh Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI, Rabu (24/12) lalu. Peresmian dilakukan di beberapa tempat. Pembangunan yang diresmikan Bupati Sleman tersebut berupa jalan Conblok di padukuhan Tajem sepanjang 1000 meter, peresmiaan ditandai dengan pengguntingan pita dan dilanjutkan peninjauan bangunan conblok.
Ikut mendampingi Sri Purnomo antara lain Asekda Bidang Pembangunan Dra Suyamsih MPd, Camat Depok Drs Budiharjo, Kepala Desa Maguwoharjo Imindi Kasmiyanto, dan pejabat Sleman lainnya. Selain peresmian jalan conblok di dusun Tajem selanjutnya Sri Purnomo dan rombongan meninjau pembangunan talud di dusun Setan, serta di pedukuhan Ringinan.
Bupati Sri Purnomo juga meresmikan kelompok pengelola sampah mandiri yang ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan rumah pengolahan sampah tersebut. Berikutnya Sri Purnomo mengunjungi dusun Sanggrahan meresmikan jalan conblok sepanjang 1000 meter yang ditandai dengan pengguntingan pita. Disamping itu Sri Purnomo juga meresmikan gedung PAUD yang ditandi dengan penandatanganan prasasti.
Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo mengatakan bahwa membangun sebuah bangunan lebih mudah dibanding dengan merawatnya. Untuk itulah Sri Purnomo minta pada masyarakat untuk merawat bangunan tersebut sebagai monumen agar nilai gunanya lebih tahan lama.
“Jika dijumpai ada penjual miras di kampung, itu dipastikan illegal karena pemerintah tidak pernah memberikan izin penjualan miras di sembarangan tempat,” kata Sri Purnomo.
Sementara Camat Depok, Budiharjo melaporkan bahwa program dan kegiatan berbasis pemberdayaaan masyarakat yang berada di Kecamatan Depok antara lain ekonomi produktif, budidaya dan olahan ikan air tawar, simpan pinjam, dan lainnya.
Dikatakan Budiharjo bahwa PIK untuk 3 desa di Kecamatan Depok sudah diwujudkan alokasi anggaran yaitu program fisik 60 % dan non fisik 40 %. Adapun total penyerapan pembangunan fisik dan non fisik di desa Maguwoharjo sebesar Rp 4,133 miliar.


