Antusiasme Warga Donoharjo Manfaatkan Layanan Jemput Bola Adminduk

Sleman – Sebanyak 520 warga Donoharjo mengikuti pelayanan administrasi kependudukan pada kegiatan Jemput Bola Layanan Administrasi Kependudukan yang digelar pada hari Sabtu, (1/4/2023) di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman.

Berbagai macam pelayanan dimanfaatkan dari total 520 orang tersebut meliputi  KTP rusak/hilang  sebayak 48 pemohon, Rekam KTP elektronik  sebanyak 100 pemohon, pembaharuan KK sebanyak  247 pemohon pengurusan KIA atau Kartu Identitas Anak 104 pemohon serta IKD atau Identitas Kependidikan Digital sebanyak 25 pemohon.

Lurah Donoharjo, Hadi Rintoko, menyambut baik pelayanan yang diberikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sleman ini.

“Terima kasih kepada Dinas Dukcapil sehingga pelayanan adminduk di Donoharjo dapat dipercepat. Dalam bulan baik hari baik ini kami berharap semua tetap terkendali dan kegiatan dapat berjalan lancar dan kondusif,” ujar Hadi.

Sementara itu Pandoyo, Kaur Tata Laksana Donoharjo menjelaskan bahwa kegiatan dapat berjalan sukses  karena kerjasama banyak pihak. 

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Dukcapil, Tim dari Kapanewon,  Tim Pelaksana Kalurahan, Bapak Ibu Dukuh, kader masyarakat yang membantu mempermudah pelayanan, juga kepada seluruh masyarakat yang telah percaya dan menyempatkan diri hadir untuk mengurus dan melengkapi administrasi kependudukan di Kalurahan, meskipun dalam keadaan berpuasa dan cuaca yang kurang menentu,” tuturnya.

Ditemui di sela perekaman, Kasmin warga sekaligus Ketua RT padukuhan Kayunan menyampaikan rasa senang atas kegiatan  jemput bola pelayanan administrasi ini.

“Karena meringankan tugas kami sebagai orang tua. Kami tidak harus mengantar anak ke  Kapanewon dan dukcapil. Padahal jika terjadi kesalahan data, mengurus administrasi bisa menjadi lebih rumit jika mengurus di tempat yang jauh,” jelas Kasmin

Kasmin berharap kegiatan jemput bola administrasi kependudukan ini bisa diselenggarakan di Kalurahan setiap tahun untuk membantu warga agar dapat mengurus administrasi dengan lebih dekat dan mudah.

Sementara itu Endang Mulatsih, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Sleman menyampaikan harapannya agar warga selalu memutakhirkan data kependudukan nya.

“Mari kita bangun kesadaran bersama untuk sadar adminduk dimulai dari kita masing-masing, jika ada perubahan data adminduk mohon segera diikuti update. Update bisa di Kapanewon,  tidak dan  jauh tidak sulit,” ajak Endang.

Endang juga menyampaikan bahwa saat ini masih diperlukan sosialisasi pemaksimalan pemanfaatan administrasi penduduk seperti  Identitas Kependudukan Digital (IKD) karena peminatnya masih sedikit. “Padahal IKD juga penting karena dapat mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik atau privat dalam bentuk digital serta mengamankan kepemilikan Identitas Kependudukan Digital melalui sistem autentikasi guna mencegah pemalsuan dan kebocoran data,” ujarnya.

Untuk mendukung program aktivasi IKD tersebut, Dinas Dukcapil membuka layanan kolektif IKD melalui Jemput Bola ke Kalurahan atau Padukuhan dengan  mengajukan permohonan melalui surat terlebih dahulu. “Agar optimal diupayakan minimal 50 orang peserta,” jelas Endang.

Pada kesempatan tersebut Endang juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Kapanewon Ngaglik yang pertama melakukan inisiasi program pelayanan jemput bola administrasi kependudukan dengan inovasi RATU JELITA atau Rekam KTP kamu Jelang Usia Tujuh Belas Tahun. (Endarwati/KIM Donoharjo)

image_pdfimage_print
Bagikan: