Sleman – Sebagai wujud rasa syukur telah mengabdikan diri dalam mendidik generasi bangsa, SMP Negeri 2 Ngaglik menggelar perayaan Ulang Tahun yang ke 45 dan Lustrum ke IX .
Acara diisi dengan beragam rangkaian, dimulai sejak 1 April 2023 dengan agenda buka Bersama, tasyakuran, dan sarasehan alumni. Kemudian dilanjutkan pada 5 April dengan agenda peragaan busana, tari kreasi, juga campaign video. Berikutnya di tanggal 29 April digelar kegiatan bakti sosial, dan puncak acara digelar pada tanggal 30 April 2023 dengan rangkaian acara bazar murah, donor darah dan jalan sehat.
Puncak acara perayaan HUT SMP N 2 Ngaglik juga turut mengundang Koordinator Pengawasan Sekolah Kabupaten Sleman, Pengawas Sekolah, Panewu Ngaglik, Lurah Sinduharjo, Danramil, Kapolsek, Kepala Sekolah SMP/ Mts Se Pokja Ngaglik, dan seluruh anggota Ikatan Alumni SMP Negeri 2 ngaglik.
Iswanto, Kepala Sekolah SMP N 2 Ngaglik dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan sebuah harapan yakni menjadi sekolah yang semakin jaya. “Sehingga dapat tercapainya sebuah visi, di mana diharapkan SMP N 2 Ngaglik mampu menciptakan siswa siswi generasi kedepan yang pancasilais ,religious, inisiatif , mandiri juga kreatif,” ujar Iswanto, Minggu (30/4/2023)
Dengan mengusung tema peringatan “Semakin Jaya Menuju Perubahan”, acara ini juga dihadiri oleh alumni dari beberapa angkatan mulai sejak 45 tahun berdiri.
“Acara, ini adalah acara yang menyatukan seluruh elemen, baik siswa, guru, alumni, dan warga masyarakat sekitar dengan saling bahu membahu untuk menyukseskan acara dengan ragam rangkaian,” ujar Iwan Hartaji selaku Ketua Panitia
Di sisi lain, Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga karena kesuksesan acara ini merupakan hasil sengkuyung dari segala pihak yang telah mendukung
Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana yang berkesempatan menghadiri acara tersebut berharap agar sekolah ini terus berkiprah dalam meningkakan mutu Pendidikan nasional dengan terus berinovasi dan berkreasi dalam memberikan layanan kepada peserta didik. (Saviera Ajeng/KIM Ngaglik)


