Sleman – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY pada tahun 2023 ini melaksanakan kegiatan Padat Karya Pengembangan Potensi Desa melalui Dana Keistimewaan kepada 20 penerima bantuan padat karya se-DIY dari wilayah Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Gunungkidul dan Kulon Progo. Kegiatan tersebut yang diawali dengan Sosialisasi kepada warga calon pekerja padat karya di lokasi kegiatan, salah satunya di di RW 25 Widoro Ngropoh Condongcatur, Rabu (10/5/2023)
Sosialisasi ini menghadirkan 35 warga Widoro calon pekerja padat karya yang dihadiri Lurah Condongcatur dan para Narusumber yaitu Nurcholis Suharman dari DPRD DIY yang menyampaikan materi tentang Pembangunan di DIY. Narasumber kedua adalah Tunggul Bomoaji, Kepala Seksi Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans DIY yang menyampaikan materi tentang Tata Laksana Padat Karya Pengembangan Potensi Desa. Kemudian Rommy Heryanto dan Maria Sri Noerhastutiningsih yang menyampaikan materi tentang Strategi Pemetaan dan Sinergi Pengembangan Potensi Desa.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, mengucapkan terima kasih kepada Disnakertrans DIY yang akan melaksanakan kegiatan pembangunan melalui padat karya di wilayah Kalurahan Condongcatur yang tentunya akan membawa kemajuan pembangunan di kampung Widoro Ngropoh.
“Melibatkan warga sekitar secara langsung dalam padat karya yang akan membawa tambahan ekonomi dan meningkatkan gotong royong masyarakat. Pemerintah Condongcatur selalu terbuka dengan bantuan program-program pembangunan fisik maupun non fisik dari Dinas maupun dari bantuan dari inisiasi dari anggota dewan mengingat wilayah Kalurahan condongcatur cukup luas yang terdiri dari 64 RW dan 211, sehingga bantuan program pembangunan yang ada sangat dibutuhkan,” ujarnya.
“Untuk program padat karya di RW 25 Widoro Ngropoh ini adalah pembangunan Talud jalan pinggir sungai yang akan dikerjakan sekitar bulan Juli 2023 selama 12 hari melibatkan masyarakat sekitar,” imbuh Reno.
Nurcholis Suharman dari DPRD DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan dari pokok pikiran (POKIR) anggota dewan melalui Disnakertrans DIY untuk membuka potensi yang ada di desa. Sehingga dapat dikembangkan lagi menjadi suatu tempat yang bernilai ekonomis.
“Dengan Program ini diharapkan potensi yang selama ini belum tersentuh oleh Kalurahan dapat berkembang sehingga programnya adalah program permulaan yang nanti bisa diikuti dengan program program yang lain dalam rangka pengembangan potensi desa itu sendiri, sedangkan dana program ini berasal dari Danais,” ungkap Nurcholis.
“Semoga dengan program ini masyarakat semakin rukun, Gotong royong semakin meningkat dan wilayah potensi yang ada di Condongcatur ini semakin dapat berkembang lagi,” tutur Nurcholis. (Wasana/KIM Depok)


