Sleman – Guna membangun peradapan kasih dalam masyarakat di lingkungan Paroki Maria Assumpta, serta sebagai warga gereja dan Warga Negara Indonesia yang baik, maka Tim Pelayanan Sumber Daya Manusia Bidang Penelitian dan Pengembangan Pengurus Dewan Pastoral Paroki Maria Assumpta Gamping menggelar kegiatan sarasehan kebangsaan yang berlangsung di Aula Maria Gereja Santa Maria Assumpta, Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Minggu (21/5/2023) siang.
Kegiatan yang mengangkat tema ‘Umat Katolik Dipanggil Membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia’ menghadirkan Romo Ambrosius Heri Krismawanto, Pr. selaku penghubung karya Kerasulan Kemasyarakatan Kevikepan Jogja Barat, Kepala Bidang Ketahanan Sosial, Budaya dan Ekonomi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Daerah Istimewa Yogyakarta, Marcelinus Sukarno Tri Pandan Raharjo bersama Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo selaku narasumber.
Dalam paparan materinya, Romo Ambrosius Heri Krismawanto, Pr mengupas tentang orang Katolik yang menjadi penjaga persatuan, pembawa perdamaian, pewarta cinta kasih dan mendukung solidaritas dalam masyarakat.
“Bagi umat Katoliki tidak ada pencampuradukan antara negara dan Gereja Katolik, yang ada adalah kemitraan serasi dalam tugasnya masing-masing untuk saling mendukung demi kesejahteraan bersama,” tutur Romo Heri dihadapan peserta yang berjumlah 70 orang.
Menurutnya, dalam terang iman kaum awam bahkan wajib terlibat secara penuh pada bidang sosial, ekonomi, dan politik. Karenanya, di pundak kaum awamlah tugas membuat politik menjadi tugas luhur untuk secara nyata membangun kesejahteraan bersama.
Di sisi lain, Marcelinus Sukarno dari Bakesbangpol Daerah Istimewa Yogyakarta menekankan pentingnya peran keluarga dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila karena salah satu fungsi penting keluarga atau orang tua adalah sebagai seorang pendidik yang dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila yang merupakan dasar atau pegangan hidup seseorang dalam bertingkah laku melalui pemberian contoh atau keteladanan terhadap anak-anaknya.
“Sebagai orang tua kita dapat menanamkan nilai keimanan dan ketaqwaan, mengajarkan nilai sopan santun, mengajarkan nilai kejujuran, nilai kerajinan, nilai kedisiplinan, serta nilai kesabaran,” urai Sukarno.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi Koordinastor Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Kurniawan Prihandoko menyoroti tentang perlunya program forum warga pengawasan pemilu dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarat dalam hal pengawasan tahapan pemilu 2024 sesuai slogan ‘Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu’ yang sering didengungkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia.
“Di antara kepentingan yang paling nyata bersama masyarakat yaitu kemitraan dalam pengawasan tahapan pemilihan umum, sebab semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu maka akan semakin sedikit potensi kecurangan atau pelanggaran yang mungkin terjadi sehingga kualitas pemilu menjadi semakin baik,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


