Gelar KKN di Lumbungrejo Tempel, UGM Fokus Susun Program SDGs

Sleman – Universitas Gajah Mada (UGM) menggelar Sosialisasi tentang pelaksanaan KKN UGM 2023 di Balai Padukuhan Kromodangsan, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Jumat (21/7/2023). Hadir langsung dalam sosialisasi yaitu Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Wening Udasmoro, Panewu Anom Tempel, Lurah dan Carik Lumbungrejo, serta dukuh di padukuhaa yang akan menjadi tempat pelaksanaan KKN.

Wening dalam pemaparannya menuturkan bahwa tema dari KKN UGM Unit YO018 Tempel ini akan mengambil konsep Suistainable Development Goals (SDGs).

“Salah satunya tujuan nya untuk memperkuat peran mahasiswa UGM dalam peran bagi mahasiswa,” ujar Wening.

Program KKN yang disusun sendiri meliputi pendampingan kelembagaan pengelola desa wisata,  percepatan penurunan stunting, pembinaan PHBS rumah tangga, pendampingan UMKM (pengelolaan keuangan dan manajemen usaha), percepatan vaksinasi, pendampingan bumkal, pendampingan input data profil desa di Kalurahan Pondokrejo dan Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Kab. Sleman.

Sementara itu, Yuli Purnawandari Kristianingrum, Dosen Pembimbing Lapangan Unit YO018 menambahkan bahwa pada KKN di Lumbungrejo ini akan diterjunkan 27 orang mahasiswa, termasuk di antaranya adalah mahasiswa program International Undergraduate Program (IUP).

“Salah satu program non reguler yang terfavorit di UGM Program kelas internasional ini dibuka untuk mahasiswa baik dari Indonesia maupun luar negeri. Mahasiswa yang bergabung di kelas ini akan mendapat kesempatan untuk memiliki pengalaman kuliah bertaraf internasional,” jelas Yuli.

“Ada 3 mahasiswa asing program IUP yang turut serta KKN di Tempel, satu orang dari Malaysia, satu dari Filipina, dan satu orang lagi dari Myanmar,” imbuhnya.

Panewu Anom Tempel, Dyah Purwanti mengapresiasi pelaksanaan KKN di Kapanewon Tempel. Dirinya berharap kehadiran mahasiswa KK di wilayah Tempel ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Khususnya di kalurahan di mana yang menjadi wilayah KKN, serta Tempel secara umumnya,” pungkas Dyah. (Sih Budi/KIM Tempel)

image_pdfimage_print
Bagikan: