Awal Tahun Sudah Ada 27 Kasus Demam Berdarah di Prambanan

Sleman – Hujan yang mengguyur wilayah DIY beberapa hari terakhir ini berdampak pada merebaknya penyakit Demam Derdarah Dengue (DBD). Terkhusus untuk wilayah Sleman bagian timur, RSUD Prambanan setidaknya menangani 27 pasien yang mengidap DBD. Data tersebut diperoleh terhitung dari 1 Januari hingga 25 Januari 2015 lalu.Maryadi selaku Kasi Pelayanan Medis RSUD Prambanan menuturkan kendati data pasien DBD terbilang tinggi, hal itu juga merupakan suatu indikasi bahwa kesadaran masyarakat tentang bahaya DBD juga meningkat. Dia menilai saat ini masyarakat lebih cepat tanggap dalam mendeteksi gejala DBD.

“Bila penanganan dilakukan secara cepat, tingkat kesembuhan pasien juga akan meningkat,” jelas Maryadi, kemarin.

Ditambahkannya, dari data yang didapat  bahwa DBD di tahun 2015 ini akan diprediksi meningkat secara jumlah. Dijelaskannya, penyakit yang disebarkan nyamuk Aedes Aegepty dan mengakibatkan menurunnya trombosit darah merah pada penderita adalah penyakit langganan ketika datanya musim penghujan.

Meskipun dalam kurun waktu dua tahun, rumah sakit mendata ada penurunan kasus DBD, yaitu tahun 2013 sebanyak 280 kasus, sedang tahun 2014 ada 250 kasus, Maryadi menuturkan untuk tahun 2015 trennya justru akan mengalami peningkatan.

“Hal ini dilihat dari awal tahun ini saja sudah tercatat 27 orang yang dirawat,” jelasnya.

image_pdfimage_print
Bagikan: