Sleman – Mulai tahun pelajran 2023/2024, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman memberlakukan 5 (lima) hari sekolah untuk semua jenjang. Untuk itu, setiap sekolah melakukan penyesuaian terhadap kurikulum yang digunakan sebagai bahan ajar di Sekolah. Kurikulum tersebut harus tetap bisa memberikan materi pemebelajaran yang maksimal untuk peserta didik.
“Dengan kebijakan ini semua sekolah harus tetap memberikan layanan maksimal kepada peserta didik maupun orang tua. Prestasi harus dijaga dan ditingkatkan,” ujar Suranti, Pengawas korwil kapanewon Moyudan Sleman saat Review Kurikulum SD Muhammadiyah Semingin Sumbersari Moyudan Sleman pada Kamis (10/8/2023).
Suranti mengapresiasi karena sekolah tersebut telah berhasil menyusun draft kurikulum tahun Pelajaran 2023/2024. Kurikulum dijadikan pedoman mengelola kegiatan di sekolah untuk satu tahun ke depan.
Suranti memaparkan seluruh SD di kapanewon Moyudan sudah melaksanakan Kurikulum Merdeka Berubah untuk kelas 1 dan 4.
“Setiap sekolah berkewajiban menyusun dua dokumen kurikulum yaitu Kurikulum 2013 (kurtilas) dan Kurikulum Merdeka Plus (Kurmer Plus),” lanjut Suranti.
Dalam menerapkan Kurmer Plus, kegiatan pembelajaran lebih terpusat pada peserta didik, guru bisa memanfaatkan berbagai sumber belajar yang ada di sekolah. Guru berkewajiban untuk meng-explore semua potensi peserta didik dengan keunikan masing-masing, sehingga sekolah diberi keleluasaan dalam mengatur pembelajaran di setiap fase.
Eny Purwaningsih, Kepala SD Muhammadiyah Semingin melaporkan bahwa Kurmer Plus dilaksanakan di sekolahnya secara bertahap.
“Untuk tahun ini diterapkan di kelas 1 dan 4, tahun depan ditambah untuk kelas 2 dan 5. Mohon do’a restu dan dukungannya,” papar Eny di depan peserta dan tamu undangan, pengawas SD, Pengurus komite sekolah, Majlis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Moyudan, perwakilan wali peserta didik kelas 1sampai dengan kelas 6, perwakilan peserta didik klas 4, 5, dan 6. Eny juga meminta bimbingan dan arahan dari pengawas.
Tak lupa Eny menyampaikan terima kasih kepada komite sekolah yang selalu mendukung penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang ia pimpin. (Edy/KIM Sumber Biwara Moyudan)


