Sleman – Tim Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Unit Ngemplak melakukan kegiatan vaksinasi booster (vaksinasi tahap tiga) penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk 22 ekor sapi kelompok ternak Karyo Upoyo Jelapan, Sindumartani, Ngemplak, Sleman (8/10/2023).
Yeni Kuniawati, salah satu dokter yang bertugas dalam memberikan vaksin menuturkan, vaksinasi ini berfungsi untuk meningkatkan kekebalan hewan ternak.
“Vaksinasi booster harus dilakukan agar imunitas hewan ternak bisa naik lagi setelah vaksinasi PMK tahap kedua. Tidak hanya vaksinasi booster saja, tetapi vaksin tahap pertama dan tahap kedua juga diberikan ke beberapa sapi baru yang belum pernah diberikan vaksin,” jelas Yeni.
Setelah divaksin, lanjut Yeni, sapi kemudian diberikan barcode yang berisikan data ternak dan data pemilik.
“Syarat vaksin yaitu sapi harus dalam kondisi yang sehat. Sedangkan syarat vaksinasi untuk sapi baru yaitu sudah karantina selama dua minggu di kandang,” imbuhnya.
Menurut Yeni, tujuan utama vaksinasi ini yaitu membebaskan hewan ternak dari penyakit mulut dan kuku agar tidak terkena virus yang bisa berakibat pada kematian hewan ternak.
“Selain vaksinasi, kegaiatan hari ini kita adalah pelayanan terpadu hewan (yanduwan), itu termasuk pemberian vitamin kepada hewan ternak, terus ada konsultasi kesehatan dan sosialisasi hewan ternak,” terang Yeni.
Yeni berharap, dengan adanya vaksinasi ini hewan ternak bisa menjadi sehat dan bisa melawan penyebaran virus PMK.
“Karena sempat ada wabah yang mengakibatkan banyak peternak yang merugi karena ternaknya sakit dan tidak bisa pulih,” tutupnya. (Rep Nadia)


