Sleman Bertekad Tingkatkan Perbaikan di Bidang Perizinan

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mengatakan Kabupaten Sleman terus berupaya untuk meningkatkan kemudahan dan perbaikan di bidang perizinan dan tahun 2015 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah membentuk Badan Penanaman Modal, dan Pelayanan Perizinan Terpadu serta Badan Lingkungan Hidup.

Selain dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, juga berupaya untuk mengurangi beban pelayanan Perizinan di Kabupaten Sleman dengan menyiapkan pelayanan perizinan di tingkat kecamatan dengan menggunakan prinsip bahwa pelayanan perizinan yang langsung berhubungan dengan masyarakat diserahkan kepada kecamatan.

“Mulai tanggal 2 Februari 2015 beberapa pelayanan perizinan dilayani di kecamatan sedangkan pelayanan satu pintu melalui BPMPPT telah dimulai sejak Januari 2015,” kata Sri Purnomo di Sleman, Selasa (17/2).

Menurut Sri Purnomo, pelayanan perizinan di tingkat kecamatan tersebut bukanlah untuk mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan tetapi lebih berorientasi kepada bagaimana melakukan edukasi pada masyarakat untuk tertib dan patuh pada regulasi. Pemkab juga akan melakukan evaluasi termasuk kesiapan para petugas di kecamatan selama masa transisi agar pelayanan yang diberikan juga semakin baik.

“Selain itu saya harapkan kepada para petugas di kecamatan untuk tetap memperhatikan sikap dan perilaku dalam memberikan pelayanan sehingga mampu meningkatkan kinerja birokrasi dan kepercayaan masyarakat,” tutur Sri Purnomo.

Beberapa hari lalu lanjut Sri Purnomo, Kabupaten Sleman menerima penghargaan Toponimi Award dari Menteri Dalam Negeri RI. Penghargaan tersebut diberikan karena Kabupaten Sleman sejak tahun 2003 atau 2004 telah melakukan inventarisasi nama maupun penulisan nama-nama unsur geografis yang ada dalam peta.

Nama-nama yang diberikan memiliki fungsi yang sangat penting dalam pembacaan peta yaitu sebagai identifikasi unsur-unsur geografis agar mudah diketahui para pembaca peta.

image_pdfimage_print
Bagikan: