Sleman – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sleman masih menunggu hasil uji laboratorium sampel air dari sumur warga yang diduga tercemari sampah TPS liar Sempu. Hal ini menyusul ada keluhan warga yang tinggal tak jauh dari TPS yang baru saja ditutup itu.
Kepala BLH Sleman, Drs Purwanto mengatakan pihaknya sudah mengambil sampel air sumur warga yang diduga tercemari. Selanjutnya pihaknya akan menunggu hasil penelitaan dari laboratorium untuk mengambil tindakan.
“Kami masih menunggu hasil penelitian dari sampel air sumur warga yang tercemar. Saat ini kami fokus pada penanganan sampah yang sudah menumpuk,” katanya saat dihubungi, Minggu (8/3).
BLH Sleman menutup paksa TPS liar tersebut, Kamis (5/3) lalu. BLH menilai keberadaan TPS liar tersebut telah mencemari lingkungan sekitar. Penutupan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari warga sekitar setelah TPS liar beroperasi bertahun-tahun.
Diduga, tumpukan 12 meter di TPS tersebut telah mencemari rumah warga di radius 200 meter dari lokasi.


