Sleman Gelar Bimtek Pembakuan Nama Rupabumi 2024

Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pembakuan Nama Rupabumi dengan mengundang Badan Informasi Geospasial (BIG) pada Senin (17/1/2024) bertempat di Ruang Aula Lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman. Kegiatan ini diikuti lebih dari 95 peserta yang merupakan perwakilan atau surveyor dari kalurahan se-Kabupaten Sleman dan beberapa perwakilan dari kapanewon, surveyor dari personil kalurahan se-Kabupaten Sleman, verifikator dari beberapa OPD dan perwakilan kapanewon.

Acara dibuka oleh Hana Melita Ekasari dari Bagian Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman yang menerangkan betapa pentingnya pendataan data nama rupa bumi di daerah Yogyakarta terutama Kabupaten Sleman.

Setelah pembukaan, acara diisi dengan pemberian materi mengenai prosedur pembakuan nama rupa bumi oleh narasumber Farid Yuniar dari Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponimi (PPRT) BIG. Materi yang disampaikan berkaitan dengan dasar hukum penyelenggaraan pembakuan nama rupabumi, pengertian nama rupabumi, alasan perlunya pembakuan nama rupabumi, prosedur pembakuan nama rupabumi, serta tugas tim kerja kabupaten/kota dan provinsi.

Acara dilanjutkan dengan pembekalan terkait penyelenggaraan nama rupabumi. Materi yang diberikan meliputi arti penting nama rupabumi, contoh kasus akibat mengabaikan toponim, dan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Penyelenggaraan Nama Rupabumi. Selanjutnya para peserta diberikan penjelasan teknis terkait aplikasi SINAR serta praktik yang dipandu oleh tim dari BIG agar dapat memahami cara pemakaian sistem serta menerapkannya dalam kegiatan inventarisasi maupun penelaahan di Kabupaten Sleman. (Eka Sastra/KIM Sardonoharjo Ngaglik).

Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa salah satu tugas pokok dari Badan Informasi Geospasial berdasarkan Peraturan Kepala Badan Informasi Geospasial tentang Penyelenggaraan Pembakuan Nama Rupabumi mengatur bahwa tim kerja tingkat kabupaten/kota dan provinsi memiliki tugas untuk melakukan inventarisasi di wilayahnya masing-masing. Pemerintah Kabupaten Sleman melaksanakan Kegiatan Workshop Inventarisasi Nama Rupabumi 2024 dengan melibatkan surveyor dari personil kalurahan se-Kabupaten Sleman dan verifikator dari beberapa OPD dan perwakilan kapanewon.

Inventarisasi dilaksanakan dengan pendataan terhadap usulan nama rupa bumi untuk nantinya diajukan pembakuan nama, dengan rincian pengumpulan data koordinat, arti nama, asal bahasa, sejarah nama, dan sebagainya. Kegiatan ini tentunya membutuhkan keterampilan teknis yang baik sehingga informasi yang dikumpulkan dapat bersifat akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

BIG melakukan pengumpulan nama rupabumi dengan platform SINAR yg berbasis android dan webgis yang digunakan untuk pengumpulan, penelaahan dan penyebarluasan nama rupabumi dan gazetir.

image_pdfimage_print
Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *