Masyarakat Dihimbau Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Sleman – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman terus menghimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap kondisi cuaca. Apalagi sekarang ini sudah masuk dalam puncak musim hujan.Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Kesiapsiagaan BPBD Sleman, Heru Saptono dikantornya, Rabu (11/3). Dikatakan Heru, kejadian angin kencang terakhir melanda Kecamatan Pakem. Tepatnya di Dusun Kumendung Desa Candibinangun. Dapur dan ruang keluarga milik Gunawan (43) rusak akibat tertimpa pohon. Ketika itu di lokasi kejadian memang turun hujan deras disertai angin kencang.

Kejadian serupa juga menimpa rumah milik Pariyem (45) warga Dusun Babadan Desa Sendangagung Kecamatan Minggir. Atap rumahnya rusak karena tertimpa pohon. Rumah Pujiastuti di Dusun Celungan Desa Sumberagung Kecamatan Minggir juga tertimpa pohon.

“Mengingat saat ini terjadi ekskalasi kenaikan frekuensi hujan disertai angin kencang. Untuk itu kami dari BPBD menghimbau kepada semua masyarakat guna melakukan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Mulai dari skala rumah tangga, yakni dengan memotong dahan dan ranting pohon yang menjulur di atap rumah,” ujarnya.

Langkah lain menurut Heru, bisa dengan mengecek batang pohon. Jika didapati sudah ada bagian yang rapuh bisa segera di tebang. Namun jika pohonnya berfungsi sebagai perindang jalan, dihimbau segera menghubungi Badan Lingkungan Hidup (BLH) di Bidang Pertamanan dan Kebersihan. Untuk selanjutnya dilakukan rabas-rabas.

Sedangkan antisipasi banjir lahar hujan dan banjir, BPBD terus berkoordinasi dengan relawan pemantau. Terutama di Sungai Boyong dan Opak untuk bersama-sama penjaga Early Warning System (EWS) banjir lahar hujan. Melalui EWS tersebut dapat dipantau aliran di sungai. Jika ada aliran dapat segera melaporkan ke BPBD.

image_pdfimage_print
Bagikan: