Bupati Lakukan Pemantauan Jentik di Mlati

1303 SLEMAN PANTAU JENTIKSleman – Monitoring jentik yang dilakukan Jumat (13/3) di Pogung Sinduadi  Kecamatan Mlati Sleman  sangat istimewa karena langsung dipimpin oleh Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI. Ikut mendampingi Bupati adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr Mafilindati Nuraini MKes, Camat Mlati Drs Sujudi MM, Kepala Desa Sinduadi  Senin Haryanto. 

Hasil monitoring yang dilakukan di Pogung yang terdiri  Pogung Kidul dari 78 KK yang dikunjungi negatif ada 51 KK dan yang positif ada jentiknya 27  KK hingga ABJ (Angka Bahaya Jentik) hanya 47,05 %, Pogung Rejo dari 52 KK yang dikunjungi 45 diantaranya negatif dan 7 KK positif ada jentiknya hingga ABJ nya 84,44 %, dan di Pogung Dalangan dari 31 KK, 23 KK negatif sedang 8 KK positif ada jentiknya hingga ABJ nya 65,22 %. Secara global maka di tiga TR tersebut yang negatif tidak ada jentiknya 119 KK dan yang positif ada jentiknya 42 KK hingga ABJ nya 64,70 %. Sementara angka bebas jentik minimal 95 %.

Sri Purnomo menyampaikan rendahnya ABJ di Pogung Sinduadi, untuk itu Sri Purnomo minta agar masyarakat peduli untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dan yang terpenting untuk menjaga dan selalu menguras bak mandi minimal dua kali seminggu. Karena penyakit Demam Berdarah (DB) yang diserang tidak hanya balita dan anak-anak. Namun yang dewasa bahkan orang tuapun bisa kena DB.

“Karena yang kena saat ini justru yang berusia diatas 40 tahun,” tambah Sri Purnomo.

Lebih lanjut disampaikan Sri Purnomo bahwa kalau ada keluarga yang panas harus curiga kalau itu DB, dengan harapan untuk segera diperiksakan. Untuk itu Sri Purnomo berharap masyarakat selalu waspada dengan segala kemungkinan, termasuk mengamati tidak hanya bak mandi saja, tetapi juga tempat air yang lain seperti kulkas, pot bunga dan ban bekas yang tergenang air termasuk botol-botol yang tidak terpakai agar ditaruh yang benar /ditaruh terbalik.

image_pdfimage_print
Bagikan: