Jelang Ramadan, Pemuda Muhammadiyah Gamping Gelar Pengajian Kader

Sleman – Berdasarkan ketetapan Majelis Tarjih dan Tajdid, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1445 Hijriyah jatuh pada tanggal 11 Maret 2024.

Mendekati bulan Ramadan, seluruh umat Islam, khususnya generasi muda harus menyambutnya dengan suka cita dan gembira. Sebab, di bulan inilah, terdapat banyak pahala dan berkah yang diberikan bagi yang sungguh-sungguh menjalankan ibadah di bulan itu.

Hal ini disampaikan Sholahudin Zuhri dalam Pengajian Kader di Masjid Al Ikhlas Patukan Ambarketawang, Kamis (29/2). Ujar Wakil Ketua PWPM DIY itu, modal utama menyambut bulan Ramadan adalah semangat dan gembira.

Dalam hal ini, menurut Zuhri, semangat dalam artian menyiapkan bekal menjelang Ramadan dan gembira bahwa bulan penuh ampunan itu akan segera datang. Zuhri menambahkan bahwa diantara ciri orang beriman adalah gembira akan datangnya bulan Ramadan.

“Angkatan Muda Muhammadiyah sudah seharusnya dalam persiapan menjelang Ramadan dengan menyiapkan target amalan di bulan suci itu, semisal berapa kali khatam Al-Qur’an, berapa banyak sedekah, berapa banyak shalat sunnah, berapa banyak zikir, dan sebagainya,” jelasnya.

Zuhri menambahkan, seluruh umat Islam harus mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang positif bernilai pahala disisi Allah swt. Di samping juga kita harus mengetahui beberapa hal yang menjadi pembatal puasa.

Diantaranya adalah gila, makan minum dengan sengaja, keluar sperma dengan sengaja, berhubungan badan di siang hari, murtad, dan juga muntah dengan sengaja.

“Lebih dari itu, ada juga beberapa hal yang menjadi pengurang pahala puasa diantaranya adalah kadzab, namimah, ghibah, qoula zuur, dan sebagainya,” lanjutnya.

Oleh karenanya, Mantan Ketua PDPM Kota Yogyakarta itu berharap seluruh umat Islam, khususnya Angkatan Muda Muhammadiyah terus bergembira dan bersuka cita dalam menyambut bulan suci Ramadan nanti. (Athiful/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: