40 Mata Air di Sleman Terancam Rusak

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mengatakan terdapat sekitar 40 mata air yang terancam rusak di Kabupaten Sleman. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat jika masyarakat tidak peduli dengan kelestarian alam. 

Oleh karena itu Sri Purnomo mengatakan upaya konservasi air sudah mendesak dilakukan. Terlebih, ketersediaan dan kualitas air di Sleman mempengaruhi kondisi air daerah lain di DIY.

Selain memelihara mata air, masyarakat juga perlu melakukan penanaman pohon di kawasan tangkapan air,” kata Sri Purnomo, Minggu (22/3).

Ditambahkan Sri Purnomo, Sleman adalah daerah resapan air bagi DIY karena itu menjaga kelestarian mata air menjadi salah satu kearifan lokal. Menurut Sri Purnomo, langkah yang terlihat sederhana pun bisa memberi pengaruh signifikan bagi ketersediaan air jika dilakukan bersama-sama.

“Misalnya menggiatkan penanaman pohon di pinggir sungai, halaman rumah, atau lokasi lainnya,” tutur Sri Purnomo.

Sementara  total sumber mata air di Kabupaten Sleman mencapai 600 titik. Namun, baru 182 sumber air yang debitnya teridentifikasi dan dimanfaatkan. Hingga tahun 2014 lalu, sumber mata air yang telah dibangun konstruksinya ada 37 buah dan dikelola oleh enam Organisasi Petugas Pengelola Mata Air (OPPMA).

image_pdfimage_print
Bagikan: