Guna menyatukan kembali kesadaran serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, maka Pemerintah Kapanewon Gamping menyelenggarakan upacara pengibaran bendera merah putih dalam momentum peringatan hari penegakan kedaulatan negara, sekaligus bertepatan dengan hari ulang tahun Satuan Polisi Pamong Praja dan hari ulang tahun pemadam kebakaran yang dilaksanakan di halaman kantor Pemerintah Kapanewon Gamping, Senin (4/3/2024).
Upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih dipimpin oleh AKP Koesworo dari Kepolisian Sektor Gamping selaku Inspektur Upacara yang dihadiri Panewu Gamping, Tamzis Sarwana, S.Sos, M.IP, didampingi Panewu Anom Gamping, Dewanto Tri Nugroho, S.IP, S.ST, M.Sc beserta Pimpinan Institusi di wilayah Kapanewon Gamping diantaranya Kepala Puskesmas Gamping I, Kepala Puskesmas Gamping II, Kepala Kantor Urusan Agama, Komandan Koramil 17 Gamping, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Ketua PPK Gamping, Ketua Panwaslu Gamping, serta para Lurah se-Kapanewon Gamping.
Dalam Amanatnya, AKP Koesworo mengucapkan selamat ulang tahun kepada Polisi Pamong Praja ke-74 dan Pemadam Kebakaran yang ke-105 disertai ucapan terima kasih atas pelayanannya dan pengabdiannya pada masyarakat.
“Kami berharap semoga Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran semakin solid dan professional dalam mengemban tugas serta memberikan perlindungan yang maksimal kepada Masyarakat,” tutur AKP Koesworo.
Sementara, peringatan hari penegakan kedaulatan negara dilaksanakan untuk memperingati peristiwa yang sangat bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia, yakni Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 yang mampu menegakkan kembali eksistensi dan kedaulatan negara Indonesia di dunia internasional.
“Peristiwa yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta membuktikan bersatunya berbagai elemen bangsa dalam melawan tirani penjajahan. Perjuangan tersebut merupakan bukti semangat rakyat dan keberanian rakyat dalam memperjuangkan kemerdekaan,” imbuhnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sleman juga berupaya mengapresiasi kepada seluruh personal Satuan Polisi Pamong Praja yang telah melaksanakan tugasnya dengan optimal. Harapannya, Polisi Pamong Praja kedepannya semakin meningkatkan soliditas dan profesionalismenya dalam mengemban tugasnya dalam menegakkan peraturan daerah serta memberikan perlindungan yang maksimal bagi masyarakat.
Di akhir amanatnya, AKP Koesworo mengajak semua komponen untuk senantiasa meningkatkan kesadaran dan mitigasi masyarakat dalam mencegah bencana, terutama bencana kebakaran. Menurutnya, dengan memperkuat mitigasi bencana masyarakat maka jatuhnya korban dalam peristiwa bencana dapat di minimalisir.
“Mari bersinergi dan menyatukan langkah demi menjaga kedaulatan dan melaksanakan Pembangunan bagi kemajuan Kabupaten Sleman,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


