Untuk menyikapi kenaikan harga beberapa komoditas kebutuhan pokok dan mengantisipasi terjadinya lonjakan harga mendekati Hari Raya Idulfitri 2024 mendatang, Pemerintah Kapanewon Gamping menggelar Pasar Murah bertajuk Semar Mesem (Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat). Kegiatan yang berlangsung di Pendapa Kantor Pemerintah Kapanewon Gamping, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Rabu (20/3/2024) ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.
Kustini menuturkan, program pasar murah yang diinisiasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman ubu merupakan bentuk hadirnya pemerintah daerah guna mengantisipasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok khususnya mendekati Hari Raya Idulfitri 2024 yang biasanya melambung tinggi dan memberatkan warga masyarakat.
“Saya berharap dengan digelarnya pasar murah sembako ini dapat membantu mengurangi beban masyarakat di wilayah Kapanewon Gamping dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-harinya seperti beras, telur ayam, daging ayam, gula pasir, tepung terigu, tepung beras, minyak goreng, serta komoditas pertanian lainnya dengan harga dibawah pasaran,” tutur Kustini.
Di sela kunjungannya di beberapa gerai, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Mae Rusmi mengungkapkan bahwa program pasar muran ‘Semar Mesem Ramadan Berkah 2024’ terlaksana berkat kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Perum Bulog selaku penyedia beras, Persatuan Insan Perunggasan Rakyat Kabupaten Sleman sebagai penyedia telur ayam, PT Saliman Riyanto Raharjo yang menyediakan karkas daging ayam, Gabungan Kelompok Tani dan Perhimpunan PetaniPuncak Merapi penyedia beras dan hasil pertanian lainnya, serta Bank Indonesia Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang mendukung bidang keuangan.
“Kami menyediakan beragam barang kebutuhan pokok seperti Beras Medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kg seharga Rp. 51.000,- dan Beras Premium (Beras Kita) yang dikemas per 5 kg seharga Rp. 62.000,- serta kebutuhan pokok lainnya yang harganya dibawah pasar,” imbuh Mae Rusmi dihadapan pengunjung.
Di akhir kegiatan Panewu Gamping, Tamzis Sarwana berharap pasar murah ini dapat dimanfaatkan dengan bijaksana bagi warga Gamping dan sekitarnya untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokoknya yang harganya murah dengan syarat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk Kabupaten Sleman dan kupon antrian saat melakukan pembayaran di kasir.
“Masyarakat tidak perlu berdesak-desakan karena khawatir kekurangan stok barang. Kami menyediakan kupon antrian pembelian kurang lebih 500 lembar. Calon pembeli dapat duduk dengan tertib sambil menunggu nomornya dipanggil petugas untuk melakukan pembayaran,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


