Pemkab Sleman Kembali Gelar Semar Mesem di Berbah

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menggelar pasar murah Semar Mesem (Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat)  Ramadan Berkah di Pendopo Kapanewon Berbah pada hari Rabu (27/3/2024).

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang berkesempatan hadir menyampaikan bahwa pasar murah merupakan program Tim Pengendali Inflasi Daerah kabupten Sleman melalui Disperindag (Dinas Perindustrian Perdagangan) dalam rangka menjaga inflasi atas naiknya bahan makanan pokok bulan Ramadan, terutama menjelang Hari raya Idulfitri 2024.

“Pasar murah Semar Mesem Barokah Ramadhan sendiri sudah berlangsung sejak hari Senin 18 Maret sampai hari Kamis 28 Maret 2024 meliputi semua  kapanewon yang ada di Sleman sesuai penjadwalan,” kata Kustini.

Dirinya menjelaskan, semua masyarakat Sleman berkesempatan untuk memperoleh sembako yang disiapkan seperti beras, gula pasir, telur, minyak goreng, tepung, dan daging ayam dengan harga murah dengan menunjukkan KTP.

“Namun warga  tidak harus membeli semuanya, bisa membeli sesuai yang dibutuhkan,”  ujar Kustini.

“Semoga dengan adanya pasar murah Semar Mesem Ramadhan Berkah bisa membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok,” imbuhnya.

Dalam pasar murah di Berbah ini juga tersedia mini bazar dari Forum UMKM Berbah. Yani selaku sekretaris  Forkom UMKM Berbah mengatakan bahwa mini bazar ini digelar untuk mengenalkan produk produk unggulan anggota Forkom UMKM Berbah serta meramaikan pasar murah Semar Mesem.

“Sebagai anggota Forkom  UMKM merasa senang bisa mendapatkan kesempatan berjualan di acara pasar murah Semar mesem serta mendapatkan kunjungan Bupati Sleman, semoga menambah semangat anggota UMKM Berbah,” ujar Yani yang juga memiliki UMKM kuliner.

Sementara itu, Kepala Jawatan Kemakmuran Berbah Ringgo Antoni Surya, SP menyampaikan bahwa  antusiasme warga untuk membeli bahan pokok sangat tinggi. Terbukti dari data penjualan berupa beras 7.155 kg, gula pasir 1.000 kg, telur 1.000 kg, minyak goreng 840 liter, tepung terigu 362 kg, daging ayam 75 kg, cabai 15 kg

“Hampir semua persediaan bahan pokok terserap habis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutup Ringgo. (Kusnadi/KIM Berbah)

image_pdfimage_print
Bagikan: