SlemanĀ – Kerusakan akibat hujan dan angin kencang yang melanda wilayah Sleman, Rabu (25/3) sore total merusakkan 21 rumah, 1 masjid dan 1 pos ronda. Hujan dan angin tersebut melanda 4 wilayah yaitu Kecamatan Turi, Tempel, Seyegan dan Minggir.
“Khusus di Dusun Temanggung Desa Tambakrejo Kecamatan Tempel menimpa dapur warga yg sedang menyiapkan makanan Catering Pabrik Plastik yang menyebabkan meninggal dunia 3 orang yaitu Maria Magdalena Sukilah , Yuliana Tri Sutanti, dan Theresia Trisnawati,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Drs Julisetiono Dwi Wasito, Kamis (26/3) .
Sementara lanjut Julisetiono, yang sakit ada 2 orang yaituĀ Bintang Amalia Sufi danĀ Ny Ashar Budiwati.Ā Tambah korban 1 orang relawan dari Peduli Merapi jatuh saat evakuasi pohon tumbang di Turi dan masuk RS PantirapihĀ Sementara Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI menyampaikanĀ Dari laporan terakhir laporan rumah rusak ada 21 kalau pohon dan tiang listrik belum terdata total jumlahnya.
Kerusakan rumah paling banyak berada di 3 kecamatan yaitu Tempel, Turi dan Seyegan. Untuk evakuasi sudah dilakukan sejak Rabu (25/3) sore dengan melibatkan BPBD, SAR, Tagana dan relawan serta masihĀ dilanjutkan hari Kamis (26/3).
BupatiĀ juga berjanji akan membantu pembangunan kembali rumah yang rusak akibat bencana angin kencang tersebut. “Sesuai protap yang ada rumah yang rusak berat, sedang dan ringan akan kita bantu memperbaikinya,” kata Sri Purnomo.
Untuk itu Sri Purnomo juga mengingatkan kembali agar para warga menebang pohon tua yang ada di sekitarnya. Kalaupun pohon tersebut tidak boleh ditebang minimal dikurangi dahannya agar kalau terjadi bencana bisa mengurangi kerusakan yang mungkin ditimbulkan.


