Sleman – Keluarga Besar SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman sukses menyelenggarakan Syawalan dan Achievement Motivation Training (AMT) yang diikuti oleh seluruh guru, pegawai, orang tua siswa, dan peserta didik, Sabtu (20/4).
Kegiatan yang diikuti sekitar 600 peserta ini dilaksanakan di masjid Jendral Soedirman, Kompleks Kolombo, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Bertindak sebagai narasumber adalah Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok Sleman Ahmad Maftuhin. Dalam materinya, Maftuhin mengupas terkait esensi Ramadan dan pentingnya memaknai Idulfitri sebagai momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan amal saleh.
“Barometer suksesnya madrasah Ramadan adalah ke depan kita selalu istikamah dalam menjalankan amal kebaikan yang telah kita kerjakan sebulan penuh kemaren,” ujarnya.
Dalam rangkaian syawalan, juga disampaikan laporan kegiatan Ramadan Vibes, Projek Penguatan Profil Pelajar Muhammadiyah Pancasila yang dilaksanakan Ramadan 1445 H lalu.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Hasanudin menyampaikan bahwa terkumpul dana donasi filantropi sebanyak lebih dari tiga puluh satu juta rupiah yang ditasyarufkan dalam berbagai kegiatan diantaranya takjil on the road, road to Masjid, silaturahim sekolah mitra, pekan santri siswa, khatmil qur’an, dan pesantren guru dan pegawai.
Hasanudin juga mengungkapkan, bahwa SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman juga memberikan dana beasiswa pendidikan senilai jutaan rupiah untuk siswa berprestasi dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) tahun 2024 di Bandung Jawa Barat.
“Alhamdulillah, 4 medali perak dan 1 perunggu berhasil diraih oleh siswa dalam OlympicAD. Sebagai apresiasi, sekolah memberikan beasiswa pendidikan untuk memotivasi berprestasi kembali,” ujar Hasanudin, bangga.
Selain syawalan, acara dilanjutkan dengan Achievement Motivation Training (AMT) untuk siswa dan siswi kelas IX yang didampingi orangtua/wali siswa. Hadir sebagai narasumber kegiatan ini adalah Dr. Dody Hartanto, seorang praktisi pendidikan dan dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Dalam pemaparannya, Dody lebih banyak mengupas pentingnya pendidikan anak dalam menghadapi problematika kekinian bagi siswa dan orangtua. (Athiful/KIM Depok)


