Melalui upacara bendera peringatan ke-28 Hari Otonomi Daerah, Kamis (25/4/2024) di Halaman Kapanewon Gamping, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengajak seluruh perangkat daerah untuk membangun tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.
Terlebih lagi tujuan utama otonomi daerah adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan daya saing, kreativitas, serta inovasi yang mengandalkan kekhasan daerah.
Pengibaran bendera Sang Merah Putih dilakukan oleh ASN Kapanewon Gamping dengan inspektur upacara Wadanramil Koramil 17/Gamping, Kapten Wahyani.
Dalam amanatnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang didampingi Panewu Gamping, Tamzis Sarwana menuturkan bahwa penyelenggaraan otonomi daerah memberikan tanggungjawab kepada daerah untuk menjalankan kewenangan otonomi daerah berlandaskan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, juga harus menjadikan transparansi dan partisipasi publik sebagai dasar dan tolak ukur utama dalam setiap pengambilan kebijakan, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
“Peringatan Hari Otonomi Daerah yang kita peringati setiap tanggal 25 April merupakan refleksi sejenak untuk kembali memahami esensi filosofis dari ditetapkannya otonomi daerah yang saat ini sudah berusia 28 tahun,” sebut Kustini.
Menurutnya, dilaksanakannya otonomi daerah dengan desentralisasi sebagian kewenangan, pada hakekatnya merupakan upaya untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian dengan menggali berbagai potensi sumber daya, serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan serta ditujukan untuk menyederhanakan proses administrasi pemerintahan di Indonesia.
Secara berbarengan, kegiatan tersebut juga untuk memperingati hari Kartini ke-145 dengan mengangkat tema Perempuan Berdaya untuk Masa Depan Istimewa. Artinya kaum perempuan harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas untuk mengembangkan dirinya, serta untuk dapat menghadapi tantangan dan permasalahan yang ada di sekitarnya. Dengan demikian kaum perempuan akan semakin maju dan semakin bersemangat untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
“Karenanya, lewat peringatan Hari Kartini ini saya mengajak seluruh kaum perempuan untuk terus konsisten memanfaatkan dan mengisi hasil perjuangan RA Kartini dengan terus meningkatkan kualitas diri,” imbuh Kustini.
Selain untuk terus mendorong semangat perempuan agar lebih berdaya, menjadi wanita yang kuat, cerdas dan tangguh, maka hasil pemikiran, perlawanan, dan perjuangan R.A. Kartini di masa lalu dapat meninggalkan makna yang kuat bagi perempuan-perempuan di masa kini.
Di akhir kegiatan Bupati Sleman menyerahkan secara simbolis dana sosial Korpri Kabupaten Sleman bagi Pamong Kalurahan anggota Korpri Kabupaten Sleman yang sakit kepada Lurah se-Kapanewon Gamping. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


